Bupati Lantik Pejabat Hasil Lelang Jabatan

Sebagian pejabat hasil lelang jabatan duduk dibarisan depan saat acara pelantikan yang berlangsung di Pendopo Kongas Arum Kusimaning Bongso, kemarin.

Sebagian pejabat hasil lelang jabatan duduk dibarisan depan saat acara pelantikan yang berlangsung di Pendopo Kongas Arum Kusimaning Bongso, kemarin.

Tulungagung, Bhirawa
Seperti yang direncanakan, akhirnya Bupati Tulungagung, Syahri Mulyo SE MSi, melakukan pelantikan pejabat eselon II hasil lelang jabatan. Keenam pejabat tesebut dilantik bersama 338 pejabat lainnya di Pendopo Kongas Arum Kusumaning Bongso, Kamis (9/7) siang.
Adapun enam pejabat eselon II yang dilantik masing-masing adalah Drs Mohammad Mafachir MM sebagai Staf Ahli Bupati Bidang Hukum dan Politik. Kemudian Drs Arif Budiono sebagai Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Setda, Drs Heru Santoso MM sebagai Kepala Dinas Pariwisata, Pemuda dan Olahraga. Selanjutnya, Rudi Christanto SH MM sebagai Kepala Badan Kesatuan Bangsa dan Politik, Drs Tranggono sebagai Kepala Badan Pemberdayaan Masyarakat dan Pemerintahan Desa, serta Drs Mardjaji sebagai Kepala Badan Perpustakaan, Dokumentasi dan Kearsipan
Selain itu, Bupati Syahri Mulyo juga melakukan pelantikan terhadap pejabat eselon III dan eselon IV. Mereka dilantik serentak bersama enam pejabat eselon II atau pimpinan tinggi pratama secara bersamaan.
Bupati Syahri Mulyo mengatakan pelantikan pejabat secara besar-besaran sejumlah 444 pejabat tersebut dikarenakan ada SKPD yang berubah nomenklaturnya. Akibatnya, pejabat yang ada di SKPD dengan nomenklatur baru kembali dilantik. “Jadi yang ganti-ganti nomenklatur pejabatnya ikut dilantik meski tidak mutasi atau promosi,” katanya.
Pantauan Bhirawa, acara pelantikan yang berlangsung mulai pukul 13.00 WIB tidak menyisakan jabatan kosong. Utamanya untuk jabatan kepala SKPD (Satuan Kerja Perangkat Daerah).
Jabatan Kabag Umum yang ditinggal oleh Heru Santoso langsung diisi oleh Mohammad Hanafi yang sebelumnya menjabat Camat Gondang. Kabag Humas yang sebelumnya dijabat Mardjaji langsung diganti oleh Sudarmaji, mantan Camat Rejotangan. Begitupun dengan Sekretaris KPU yang ditinggal Mohammad Mafachir diisi oleh Lilik Wijayanti yang sebelumnya menjabat Kabag Organisasi Setda.
Kepala Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Kabupaten Tulungagung, Indah Karunia Ratri SH MH ketika dikonfirmasi terkait pelantikan Sekretaris KPU yang tidak lazim dan langsung dilantik tanpa ada persetujuan Sekjen KPU Pusat mengatakan pelantikan bersifat intern Pemkab Tulungagung. “Nanti nama yang telah dilantik akan kami ajukan ke KPU. Ini untuk menghindari jabatan Sekretaris KPU kosong,” ujarnya. [wed]

Tags: