Bupati Madiun Bolehkan Hajatan dengan Hiburan di Wilayah Zona Hijau

Tampak Bupati Madiun, H. Ahmad Dawami (tengah) saat memberikan ketarangan pers, Sabtu (13/3). [sudarno/bhirawa]

Pemkab Madiun, Bhirawa
Dalam pelaksanaan pemberlakuan pembatasan kegiatan masyarakat berskala mikro (PPKM mikro) 9-22 Maret 2021, Pemkab Madiun memberikan sejumlah kelonggaran. Salah satunya mengizinkan kegiatan hajatan di wilayah zona hijau.

“Setiap hajatan di zona hijau kita perbolehkan dan yang terpenting harus ada yang bertanggungjawab atas jalannya protokol kesehatan (prokes),” ujar Bupati Madiun H. Ahmad Dawami, Sabtu (13/3).

Penanggungjawab yang dimaksud adalah utusan pihak keluarga penyelenggara hajatan. Sedangkan kepala desa juga harus bertanggung jawab atas jalannya hajatan tersebut.

“Tugas dari penanggungjawab tersebut adalah memastikan prokes berjalan dengan baik. Mulai dari pembagian jam tamu undangan, konsumsi dan sebagainya,” jelas Bupati

Ditegaskan, prokes harus tetap jalan agar Kabupaten Madiun segera berstatus zona kuning. Bupati Madiun bersama jajaran forkompimda akan senantiasa melakukan pengawasan. “Saya berharap kesadaran masyarakat tetap tinggi. Sanksi akan tetap dijalankan,” tegas Bupati.

Selain hajatan, tempat wisata sudah diizinkan buka dengan pembatasan jumlah pengunjung 50 persen dari kapasitas normal. Restoran, warung makan, angkringan, PKL diizinkan buka hingga pukul 22.00 WIB.

Selama PPKM mikro lanjutan ini, Pemkab Madiun juga mengizinkan kegiatan ibadah di rumah ibadah dengan kapasitas maksimal 50 persen dengan menerapkan protokol kesehatan Covid-19 secara ketat. [dar]

Tags: