Bupati Madiun Menjadi Pembicara Webinar Pertanian Indonesia

Bupati Madiun, H. Ahmad Dawami menjadi pembicara pada acara Webinar Pertanian Indonesia yang diprakarsai oleh PT. Tanijoy Agriteknologi Indonesia kerjasama dengan Cartennz Group, Selasa (22/12). [sudarno/bhirawa]

Kabupaten Madiun, Bhirawa
Bupati Madiun, H. Ahmad Dawami menjadi pembicara pada acara Webinar Pertanian Indonesia yang diprakarsai oleh PT. Tanijoy Agriteknologi Indonesia kerjasama dengan Cartennz Group dengan tema Kemitraan Strategis Dalam Pembiayaan Pertanian Untuk Mendongkrak Ekonomi Pertanian di Era Pandemi. Bupati menyajikan materinya secara virtual dari Ruang Gambar, Pendopo Muda Graha, Selasa (22/12) yang didampingi pimpinan OPD terkait.

Bupati yang dibesarkan dari keluarga petani, terlihat sangat lugas menyampaikan materi tentang beberapa langkah strategi yang dipakainya untuk meningkatkan sektor pertanian di Kabupaten Madiun, dan hasilnya sektor pertanian di Kabupaten Madiun meningkat cukup signifikan. Tanpa mengabaikan sektor lain, Bupati sadar betul melihat kondisi geogratis Kab. Madiun yang lahan pertaniannya sangat subur, maka pertanian salah satu solusi utama untuk mengurangi angka kemiskinan.

Apalagi di era pandemi seperti ini, Bupati menyatakan ketahanan pangan di Kabupaten berjuluk Kampung Pesilat Indonesia ini relatif aman bahkan surplus.

Ditambah lagi bantuan secara gotong-royong dari semua pihak, seperti TP PKK terus mendengung-dengungkan pemanfaatkan lahan pekarangan untuk ketahanan pangan keluarga.

Dalam hal ini, Bupati memiliki moto, bahwa yang miskin harus dibantu, yang menengah difasilitasi dan yang kaya dilindungi dan dipacu untuk membantu yang miskin. Dijelaskannya, permasalahan yang masih dialami para petani, yakni dimasa tanam kesulitan pupuk, giliran panen harga gabah anjlok.

Permasalahan klasik ini sangat dipahami Bupati Madiun, sehingga pihaknya melakukan beberapa intervensi sebagai upaya melindungi petani.

“Jadi kita harus bertanggung jawab dengan persoalan itu. Harus kita clear-kan masalahnya dari hulu hingga hilir,” tandas Bupati Dawami seraya menambahkan kalau dirinya baru pulang meninjau kerja bhakti di Dam Jati.

Masih banyak langkah jitu dilakukan oleh Bupati Dawami dalam meningkatkan sektor pertanian di tengah pandemi. Intinya, para petani harus dilindungi, begitupun BUMDes harus dimajukan. Beberapa OPD harus dilibatkan untuk antisipasi banjir. “Walaupun rumah tidak banjir, kalau sawah banjir tentu menjadi persoalan yang serius,” ungkap Bupati. [dar]

Tags: