Bupati Malang Instruksikan Dishub Tertibkan Parkir Kendaraan Ruas Jalan

Ruas jalan di Jalan Panji, Kec Kepanjen, Kab Malang, yang yang banyak di jadikan tempat parkir liar kendaraan bermotor.

Kab Malang, Bhirawa
Penataan parkir kendaraan bermotor di ruas jalan, di wilayah Kabupaten Malang telah mengganggu pengguna jalan, maka hal ini mendapatkan perhatian dari Bupati Malang HM Sanusi. Sehingga bupati dengan tegas mengintruksikan kepada Dinas Perhubungan (Dishub) Kabupaten Malang agar melakukan penertiban parkir kendaraan bermotor terutama di ruas jalan.
Menurut, Bupati Malang HM Sanusi, Selasa (4/2), kepada Bhirawa, penataan parkir kendaraan bermotor di ruas jalan yang ada di wilayah Kabupaten Malang, kini telah mengganggu pengguna jalan. Dan jika penertiban parkir tidak segera dilakukan, maka selain mengganggu pengguna jalan, hal itu juga akan terjadi kemacetan, terutama di wilayah Kecamatan Kepanjen. “Kami tidak mengizinkan jalan umum untuk dijadikan lahan parkir kendaraan bermotor. Sehingga kami juga sudah mengintruksikan kepada Kepala Dishub Kabupaten Malang Eka Hafi Lutfi, untuk segera menertibkan parkir kendaraan yang berada di ruas jalan,” tegasnya.
Selain itu, dirinya juga meminta kepada Kepala Dishub, lanjut dia, agar mencari
formula baru, supaya pengguna jalan tidak terganggu dan tidak macet, serta masyarakat yang memakir kendaraan bisa terlindungi. Dan jika hanya memikirkan atau mengejar target Pendapatan Asli Daerah (PAD), maka disisi lain akan mengganggu ketertiban di jalan, tentunya masyarakat akan terganggu dan tidak nyaman.  
“Dengan masih banyaknya ruas jalan dijadikan lahan parkir kendaraan bermotor, yang jelas mengganggu pengguna jalan. Dan jalan satu-satunya, Dishub harus tegas terhadap juru parkir (jukir) yang ruas jalan digunakan untuk lahan parkir kendaraan bermotor,” pintah Sanusi.
Dirinya berharap, agar ruas jalan jangan digunakan untuk lahan parkir, dan juga trotoar jangan digunakan untuk parkir kendaraan atau digunakan untuk tempat dagangan. Sehingga trotoar harus dikembalikan sesuai dengan fungsinya, yaitu untuk pejalan kaki. Dan selain itu, rambu-rambu lalu lintas larangan parkir harus ditambah, agar ruas jalan tidak digunakan untuk parkir kendaraan bermotor. Meski, lahan parkir di wilayah Kabupaten Malang ini sangat terbatas, tapi biar bagaimanapun ruas jalan tidak boleh digunakan untuk lahan parkir.  
”Kami juga meminta kepada pemilik usaha dan perkantoran, agar membuat fasilitas parkir kendaraan sendiri. Karena selama ini, banyak perkantoran yang menggunakan lahan parkir kendaraan di ruas jalan. Sehingga hal itu membuat kemacetan kendaraan, dan mengganggu pengguna jalan,” terang Sanusi.
Sementara itu, Kepala Dishub Kabupaten Malang Eka Hafi Lutfi mengatakan,  memang masalah parkir ini tidak semata-mata hanya berfokus pada PAD. Sehingga pihaknya akan segera melakukan penertiban parkir kendaraan bermotor yang selama ini telah menempati ruas jalan, terutama pada parkir liar. Dan pihaknya juga akan segera menindaklanjuti instruksi dari Bupati Malang.
“Keberadaan parkir liar yang selama ini mengganggu pengguna jalan, akan kita tertibkan. Dan pihaknya juga akan menambah rambu larangan parkir, disejumlah tempat, terutama di wilayah Kota Kepanjen,” ujarnya.[cyn]

Tags: