Bupati Mundjidah Wahab Lantik Pejabat Fungsional dan PNS Pemkab Jombang

Bupati Mundjidah Wahab saat melantik 23 pejabat fungsional dan 422 PNS Pemkab Jombang, Senin (05/04). [arif yulianto/bhirawa].

Jombang, Bhirawa
Bupati Jombang, Hj Mundjidah Wahab melantik sebanyak 23 pejabat fungsional dan 422 Pegawai Negeri Sipil (PNS) Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Jombang, Senin (05/04). Pelantikan dilaksanakan di Ruang Bung Tomo, Pemkab Jombang diikuti sejumlah pejabat dan PNS yang dilantik, dan para pejabat serta PNS lainnya mengikuti secara virtual dari beberapa lokasi seperti Ruang Soeroadiningrat, Kompleks Kantor Pemkab Jombang dan Aula Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kabupaten Jombang.

422 PNS yang dilantik sebagai PNS Pemkab Jombang ini sebelumnya merupakan Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) formasi tahun 2019. Kepada para pejabat fungsional dan PNS yang dilantik, Bupati Mundjidah Wahab memberikan selamat.

Dalam sambutannya, Bupati Mundjidah Wahab mengatakan, Pegawai Negeri Sipil merupakan salah satu unsur Aparatur Sipil Negara (ASN) yang mempunyai peran sangat strategis dalam menentukan keberhasilan penyelenggaraan pemerintahan dan pembangunan.

“Di samping itu, Pegawai Negeri Sipil merupakan kader dalam birokrasi yang akan melanjutkan estafet kepemimpinan dalam upaya menciptakan iklim GOOD GOVERNANCE. Hal tersebut akan tercapai apabila aparatur Pegawai Negeri Sipil memiliki komitmen yang kuat terhadap profesionalitas dan budaya kerja yang baik,” papar Bupati Jombang.

Berdasarkan Undang-Undang Nomor 5 Tahun 2014 Tentang Manajemen ASN disebutkan bahwa setiap calon PNS wajib menjalani masa percobaan dan pada saat diangkat menjadi PNS wajib mengucapkan sumpah/ janji sesuai dengan agama atau kepercayaan kepada Tuhan Yang Maha Esa.

Berdasarkan Peraturan Pemerintah Nomor 11 Tahun 2017 sebagaimana diubah terakhir dengan Peraturan Pemerintah Nomor 17 Tahun 2020 Tentang Manajemen PNS, Calon Pegawai Negeri Sipil wajib menjalani masa percobaan selama 1 (satu) tahun yang merupakan masa prajabatan dan dilakukan melalui proses pendidikan dan pelatihan. Setelah menerima sertifikat kelulusan Diklat Prajabatan, setiap calon Pegawai Negeri Sipil wajib menjalani tes ujian kesehatan dan harus dinyatakan sehat jasmani dan rohani oleh tim penguji kesehatan untuk dapat diangkat menjadi Pegawa Negeri Sipil. Selanjutnya pejabat pembina kepegawaian mengambil sumpah/ janji CPNS saat diangkat menjadi PNS.

Bupati Mundjidah Wahab menambahkan, pada hakikatnya sumpah dan janji bukan saja merupakan kesanggupan terhadap pelaksanaan tugas yang diberikan oleh pimpinan, tetapi merupakan wujud pertanggungjawaban moril di hadapan Tuhan Yang Maha Esa untuk mentaati segala keharusan dan tidak melanggar segala larangan yang telah ditentukan dalam peraturan perundang-undangan terhadap pelaksanaan tugas PNS selaku abdi negara dan abdi masyarakat.

“Dalam kesempatan yang baik ini, saya berpesan kepada saudara-saudara Pegawai Negeri Sipil yang telah diambil sumpah dan janjinya pada hari ini, kiranya menjadi perhatian kita bersama bahwa dalam melaksanakan tugas, kita harus mengedepankan etika moril, kejujuran, keikhlasan dan rasa tanggung jawab serta terus menerus meningkatkan kualitas dan kemampuan diri guna mendukung pelaksanaan Tugas Pokok dan Fungsi dari alat satuan kerja masing-masing. Saudara-saudara sekalian adalah calon pemimpin di masa yang akan datang. Untuk itu kredibiltas yang saudara tunjukkan selama bekerja tentu akan memperluas kesempatan dan peluang saudara untuk meningkatkan karir ke jenjang selanjutnya dengan kompetensi dan profesionalisme yang baik,” terang Bupati Jombang.

Dikatakan Bupati Jombang, pada kesempatan tersebut juga dilaksanakan pelantikan jabatan fungsional di lingkup Pemerintah Kabupaten Jombang. Jabatan fungsional adalah kedudukan yang menunjukkan tugas, tanggung jawab, wewenang, dan hak seorang Pegawai Negeri Sipil dalam suatu satuan organisasi yang dalam melaksanakan tugasnya didasarkan pada keahlian dan/ atau ketrampilan tertentu serta bersifat mandiri.

“Bagi PNS yang saat ini menerima SK pengangkatan pertama dalam jabatan fungsional sebagai guru, pamong belajar, auditor, analis kepegawaian dan pengelola pengadaan barang dan jasa, diharapkan selalu berusaha meningkatkan kompetensi, ketrampilan, kerja, pengetahuan kerja, dan sikap kerja. Hal tersebut dikandung maksud agar semua pejabat fungsional semakin profesional dalam melaksanakan tugas dan berperan nyata dalam menggerakkan segala sumber daya untuk mewujudkan visi misi Pemerintah Kabupaten Jombang yaitu, BERSAMA MEWUJUDKAN JOMBANG YANG BERKARAKTER DAN BERDAYA SAING,” pungkas Bupati Munjidah Wahab.(rif/adv)

Tags: