Bupati Pantau Tes PPPK untuk Formasi Guru SD dan SMP

Bupati Situbondo Karna Suswandi saat memantau pelaksanaan tes PPPK dari formasi guru di SMAN 1 Situbondo Selasa (14/9). [sawawi]

Situbondo, Bhirawa
Memasuki hari kedua pelaksanaan tes PPPK (Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja) untuk formasi guru SD dan guru SMP di Kabupaten Situbondo. Pelaksanaan seleksi tes PPPK ini dipantau Bupati Situbondo, Karna Suswandi di SMAN 1 Situbondo, di Jl PB Sudirman, Kelurahan Patokan, Kecamatan Kota Situbondo. Pimpinan OPD turut mendampingi bupati.
Menurut Bupati Karna, dirinya memantau pelaksanaan tes PPPK dihari kedua bersama Plt Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Dispendikbud) Kabupaten Situbondo Hj Siti Aisyah dan Kepala Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Kabupaten Situbondo, Dr Fathor Rakhman.
“Kemarin kami pertama kali memantau pelaksanaan tes PPPK di SMAN 1 Situbondo,” jelas pria yang akrab disapa Bung Karna itu.
Kedatangannya bersama sejumlah pimpinan OPD disambut Kasek SMAN 1 Situbondo Nurhidayat Yuliadi. Bung Karna mengakui, dari hasil pemantauan tes PPPK yang dilaksanakan Pemkab Situbondo berlangsung dengan aman dan aman tanpa ada kendala apapun. ”Kami patut bersyukur karena dari hasil pemantauan pelaksanaan tes PPPK berjalan dengan lancar dan aman,” ujar mantan Kepala DPUPR Kabupaten Lumajang itu.
Bupati Karna menjelaskan, untuk menghindari hal yang tak diinginkan seperti listrik padam, pihak SMAN 1 Situbondo telah menyediakan genset. Hal ini untuk mengantisipasi jika tiba – tiba ada pemadaman listrik secara mendadak.
“Diharapkan pelaksanaan tes PPPK tahun 2021 bisa berlangsung dengan lancar aman dan sukses,” tandas pria kelahiran Desa Curah Tatal, Kecamatan Arjasa, Situbondo itu.
Sementara itu, Kepala BKPSDM Kabupaten Situbondo, Fathor Rakhman membeberkan, untuk animo pendaftar dalam formasi PPPK khusus guru SD sebanyak 715 orang dan formasi untuk guru SMP sebanyak 115 orang.
“Jadi kalau semua kami kalkulasi untuk peminat tes PPPK khusus untuk guru SD dan guru SMP sebanyak 830 orang,” tegasnya mantan Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Situbondo itu. [awi]

Tags: