Bupati Pasuruan Larang ASN Mudik Lebaran

Bupati Pasuruan, HM Irsyad Yusuf.

Pasuruan, Bhirawa
Pemkab Pasuruan melarang ASN Kabupaten Pasuruan dan masyarakat untuk mudik lebaran Idul Fitri tahun 2021. Larangan itu sebagai upaya mencegah kasus Covid-19.

Bupati Pasuruan, HM Irsyad Yusuf menyatakan pihaknya meminta agar ASN dan masyarakat secara umum untuk tidak menjadikan larangan itu sebagai perdebatan.

Larangan mudik tersebut adalah tindak lanjut dari larangan mudik yang dikeluarkan pemerintah pusat. Karena larangan itu demi kebaikan bersama.

“Kami mengikuti pemerintah dan Insyaallah selamat. Ini untuk mencegah kasus Covid-19. ASN di lingkungan Pemkab Pasuruan dan masyarakat dilarang mudik,” ujar HM Irsyad Yusuf, Selasa (6/4).

Dalam penerapannya, Pemkab Pasuruan mengeluarkan surat edaran (SE) tentang larangan mudik bagi ASN Kabupaten Pasuruan dan masyarakat.

Sebagai langkah awal, Gus Irsyad panggilan akrabnya mewanti-wanti pada seluruh ASN agar tak mencoba mudik menjelang hari raya Idul Fitri. Ia menggaungkan dan mengenalkan tagline “Di Pasuruan Saja” pada para ASN.

“Makanya, kami tak akan mengeluarkan izin bagi ASN yang akan mudik dengan alasan apapun,” urai Gus Irsyad.

Agar larangan itu dilaksanakan, Bupati Pasuruan segera menggagas tagline “Di Pasuruan Saja”. Tentusaja, tagline itu secepatnya disosialisasikan kepada masyarakat. Hal itu untuk menggairahkan perekonomian di daerah tanpa harus keluar daerah.

“Ini sedang saya siapkan hingga perencanaan sudah matang. Intinya tidak perlu keluar daerah. Keluarkan uang untuk membeli produk yang dimiliki Kabupaten Pasuruan,” kata Gus Irsyad.

Selanjutnya, Pemkab Pasuruan akan berkoordinasi dengan semua pihak. Mulai dari OPD terkait sampai menyentuh lapisan masyarakat yang menjadi sasaran program.

“Ini akan membawa manfaat yang banyak. Kasus Covid-19 terus bisa ditekan, ekonomi jalan, warga bisa beraktivitas seperti sedia kala. Masyarakat juga harus tetap menerapkan protokol kesehatan dengan sebaik-baiknya,” kata Gus Irsyad. [hil]

Tags: