Bupati Trenggalek Mochamad Nur Arifin Berpesan dalam Apel ASN

Trenggalek,Bhirawa
Kesempatan yang diambil dalam Apel ASN, Senin (17/2) Bupati Trenggalek, Mochamad Nur Arifin lebih banyak memberikan himbauan kepada jajarannya untuk bisa memberikan pelayanan prima kepada masyarakat.
Lakukan yang terbaik, “kadang hidup ini kita mengupayakan sesuatu tertentu, namun ada kalanya Tuhan punya yang namanya takdir. Kalau kita sudah merasa berikhtiar namun diuji dengan bencana, kesulitan atau bahkan kematian, saya tidak masalah dipersalahkan, karena itu memang suratan,” ujarnya.
“Hari ini kita berdiri saling berhadapan. Badan dengan badan, mata dengan mata, hati dengan hati, untuk itu marilah kita menyamakan cita-cita untuk Trenggalek lebih baik” lanjutnya
Ditambahkan pemimpin muda ini sebagai pelayannya masyarakat, Aparatur Pemerintah harus punya sikap dan cara pandang yang baru, serta jangan mudah patah semangat.
Menyikapi banyaknya kritikan dan saran dari masyarakat yang mengeluhkan pelayanan pemerintahan yang diyakini dan diamini kebenarannya oleh sebagian besar masyarakat, Bupati Trenggalek ini berharap hal tersebut bisa dijadikan sebagai kekuatan. “Kekuatan untuk apa, kekuatan untuk tidak ragu lagi mengambil langkah-langkah yang benar,” imbuhnya.
“Bencana itu takdir, Kematian itu takdir, tidak ada satupun orang di dunia ini bisa membangkitkan orang yang sudah mati. Tetapi, pelayanan yang baik, kejelasan standart operasional, memberikan penjelasan dengan cara yang baik itu adalah pilihan,” imbuhnya.
Dari pernyataan tersebut, dapat disimpulkan bawasannya kematian itu adalah suratan takdir yang tidak bisa dicegah maupun dirubah oleh siapapun. Namun standart pelayanan, operasional dan memberikan pelayanan yang baik kepada masyarakat itu bukanlah sebuah suratan takdir diluar kemampuan manusia, namun sebuah pilihan dimana manusia itu mau atau tidak melakukannya.
Orang nomor satu di Trenggalek ini juga menambahkan, “kita semua ditakdirkan menjadi manusia, namun memiliki rasa kemanusiaan itu pilihan. Maka saya haya bisa berharap, kita bisa melihat kedalam hati kita masing-masing dan tolong terus dipupuk keikhlasannya untuk bisa memanusiakan manusia, menjadi manusia yang punya kemanusiaan..Saya minta untuk tidak putus semangat untuk memberikan pelayanan yang terbaik,” imbuh Nur Arifin dalam apel tersebut.
Suami Novita Hardini juga menyebut, bawasannya banyak orang bekerja hanya mendapatkan uang saja, sedangkan ASN tidak hanya menghasilkan uang saja, melainkan sebagai ladang ibadah, karena tugas dan tanggungjawabnya menyangkut hajad hidup orang banyak. “Ini kesempatan langka sehingga jangan sia-siakan,” tutupnya. (Wek)

Tags: