Bupati Tuban Tekankan Peningkatan Produksi Pertanian

Wakil Bupati Tuban H Ir. Noor Nahar Husain, M.Si saat menyerahkan bantuan dana peningkatan jalan usaha tani.

Wujudkan Swasembada Pangan

Tuban, Bhirawa
Peningkatan kesejahteraan petani, dan nilai tambah sektor pertanian menjadi perhatian serius dalam 10 tahun kepemimpinan Bupati dan Wabup Tuban, H Fathul Huda dan H Noor Nahar Hussein M.Si.

Perlu ada langkah-langkah cerdas dengan memanfaatkan teknologi pertanian terbaru, guna mencukupi sarana prasarana pertanian. Oleh karenya Pemkab Tuban telah memberikan bantuan alat mesin pertanian 32 traktor roda empat, 247 traktor roda dua, 576 pompa air, 78 cultivator (pengolah tanah) dan 48 transplanter (penanam bibit padi).

Perluasan lahan pertanian harus diimbangi saluran irigasi yang memadai. Pemkab membangun 60.074 meter jaringan irigasi tersier, 53 embung, 13 long storage (penahan air) dan 16 dam parit.

“Tujuannya adalah meningkatkan produktivitas pertanian,” kata Bupati Tuban H Fathul Huda (21/04/2021).

Guna menunjang hal tersebut, Pemkab membangun jalan usaha tani sepanjang 103.705 meter. Dengan tujuan, menekan biaya produksi pertanian, serta dengan berbagai program tersebut, petani di Kabupaten Tuban dapat memperoleh kesejahteraan yang lebih baik.

Selain membangun infrastruktur, lanjut Bupati Huda, pembangunan Kabupaten Tuban menyasar peningkatan kualitas SDM melalui peningkatan mutu pendidikan formal maupun informal (TPQ).

Untuk menunjang hal tersebut diperlukan peningkatan kesejahteraan guru dan tenaga pengajar. Harapannya, peningkatan kesejahteraan guru honorer, tenaga non-PNS, dapat diteruskan di kepemimpinan mendatang.

Bupati Huda menerangkan, melalui kegiatan Safari Ramadhan menjadi refleksi atas program pembangunan di Tuban dalam kurun waktu 10 tahun. Dengan melakukan kegiatan ini, maupun peninjauan langsung ke desa akan didapat aspirasi maupun keluhan masyarakat.

Sebagai pejabat pemerintah daerah sudah sepantasnya mendengar masyarakatnya. Hasil dari peninjauan di lapangan akan dikaji dan dijadikan dasar penyusunan kebijakan.

“Sehingga ditemukan solusi terbaik untuk menjawab persoalan di masyarakat.”

Sementara itu Camat Parengan Eko Suhartadi dalam laporannya menyebutkan, Parengan memiliki potensi pertanian yang dapat terus dikembangkan. Hasil pertanian dalam satu tahun terakhir, diantaranya padi mencapai 6,1 ton per hektar, jagung 5,8 ton per ha, tebu 531 kwintal per ha.

“Diharapkan, produktivitas pertanian terus ditingkatkan sehingga dapat meningkatkan kesejahteraan petani,” ujarnya.(hud)

Tags: