Bupati Tulungagung Lepas Batu Pertama Pemugaran Candi Mirigambar

Bupati Maryoto Birowo memberikan batu lepasan pertama Candi Mirigambar pada Zakaria Kasimin disaksikan Sinarto, Sabtu (6/3).

Tulungagung, Bhirawa
Bupati Tulungagung, Maryoto Birowo, melakukan pelepasan batu pertama pemugaraan Candi Mirigambar di Desa Mirigambar Kecamatan Sumbergempol, Sabtu (6/3) siang. Ia meminta agar semua warga Kota Marmer untuk ikut mendukung upaya pemerintah dalam melestarikan cagar budaya tersebut.

“Kami minta semua warga da masyarakat Tulungagung untuk ikut mendukung program pelestarian cagar budaya ini. Utamanya, Kepala Desa Mirigambar,” ujarnya usai acara.

Bupati Maryoto Birowo membeberkan pelestarian cagar budaya di Kabupaten Tulungagung sangat penting. Terlebih untuk pembelajaran tentang sejarah bangsa dari periode terdahulu sampai sekarang.

“Di Tulungagung saat ini ada dua candi yang dipugar. Selain Candi Mirigambar, juga Candi Sanggrahan. Keduanya merupakan situs yang luar biasa,” tuturnya.

Selanjutnya, Bupati Maryoto menyatakan Pemkab Tulungagung akan memberikan bantuan yang terbaik terhadap pemugaran Candi Mirigambar. Termasuk soal pembebabasan lahan di sekitar Candi Mirigambar yang diminta oleh Kepala Balai Pelestarian Cagar Budaya (BPCB) Jatim, Zakaria Kasimin.“Nanti kami bantu bersama pemerintah Desa Mirigambar. Bagaimana baiknya,” ucapnya.

Sebelumnya, Zakaria di tempat yang sama berharap ada bantuan dari Pemkab Tulungagung untuk pembebasan lahan di sekitar Candi Mirigambar. Alasannya, saat dilakukan ekskavasi (penggalian) ditemukan tumpukan bata merah yang diduga kuat merupakan pagar candi di luar area pagar berduri candi saat ini.“Jadi cakupan candinya lebih luas lagi,” terangnya.

Sementara itu, Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Provinsi Jatim, Sinarto, yang juga hadir dalam acara pelepasan batu pertama pemugaran Candi Mirigambar mengungkapkan akan terus menemani BPCB Jatim dalam upaya pemeliharaan situs cagar budaya. Apalagi situs cagar budaya juga meruapakan aset pariwisata.

“Mudah-mudahan yang saat ini sudah banyak zona kuning di Jatim menjadi zona hijau, sehingga wisatawan menjadi naik,” harapnya.

Ia pun membeberkan jika Pemprov Jatim telah menurunkan 10 petugas juru pemelihara cagar budaya di Tulungagung. “Penurunan juru pemelihara cagar budaya ini merupakan bentuk kepedulian dari Ibu Gubernur,” tuturnya.

Candi Mirigambar merupakan candi tunggal yang dibangun dari bahan batu merah. Di candi tersebut terdapat releif yang melukiskan seekor burung garuda.

Pada sebagian batu candi terdapat juga angka tahun 1214 saka/1292 M dan tahun 1310 saka/1428 M. Kedua tahun tersebut dapat dipastikan bahwa masa pembangunan dan penggunaannya berlangsung akhir abad XIII hingga akhir abad XIV, yaitu masa pemerintahan Wikrama Wardhana (1389 M – 1429 M).

Rencananya pemugaran akan berlangsung selama 10 bulan. Lima bulan pertama pelepasan batu, dan lima bulan selebihnya akan dilakukan pembangunan kembali. (wed)

Tags: