Bupati Tulungagung Luncurkan Motor Trail untuk Tracing Covid-19 di Pelosok

Bupati Maryoto Birowo memeriksa kelengkapan motor trail yang akan digunakan petugas untuk tracing Covid-19 di pelosok-pelosok desa.

Tulungagung, Bhirawa
Sulitnya medan di pelosok Kabupaten Tulungagung untuk penanggulangan Covid-19 membuat Bupati Tulungagung, Maryoto Birowo, meluncurkan kendaraan motor trail.

Kendaraan lapangan tersebut diharapkan dapat lebih menunjang petugas kesehatan dalam melakukan tracing di pelosok desa.

“Kendaraan lima motor trail ini diharapkan memberi pelayanan yang lebih efektif dan cepat untuk warga yang ada di pelosok desa,” ujar Bupati Maryoto Birowo usai peluncuran di Pendopo Kongas Arum Kusumaning Bongso, Jumat (23/10).

Selain lima motor trail, dalam peluncuran kendaraan operasionla tracing tersebut juga terdapat tiga motor jenis matik dan tiga mobil yang salah satunya untuk sosialisasi protokol kesehatan (prokes) pada masyarakat.

“Jadi semuanya untuk peningkatan pelayanan kesehatan dalam masa pandemi Covid-19,” sambung Bupati Maryoto Birowo. Hal yang sama dikatakan Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Tulunaggung, dr Kasil Rohmad. Menurut dia, peluncuran lima motor trail digunakan untuk melakukan tracing Covid-19 di pelosok-pelosok desa yang tidak bisa terjangkau oleh kendaraan bermotor biasa.

“Selama ini petugas datang ke pelosok itu untuk tracing dengan berjalan kaki berkilo-kilo. Dengan adanya motor trail diharapkan dapat lebih cepat lagi dalam menangani tracing Covid-19,” paparnya.

Sedang untuk tiga motor jenis matik, diperuntukkan bagi petugas yang melakukan tracing Covid-19 di gang-gang sempit di wilayah perkotaan. Disamping juga dua mobil lainnya untuk wilayah perkotaan dan pedesaan yang bisa dijangkau.

“Kendaraan operasional ini sebagai upaya untuk mempercepat kegiatan penyelidikan epidemologi untuk mengetahui zero point penularan kasus Covid-19 di seluruh wilayah Kabupaten Tulungagung,” paparnya lagi.

Mantan Ketua IDI Tulungagung ini menyebut semua kendaraan bermotor roda dua yang dipergunakan untuk tracing Covid-19 dilengkapi berbagai kebutuhan dan peralatan dalam melakukan epidomologi. Seperti di antaranya alat rapid dan alat untuk mengambil sampel swab.

“Sudah didesain sedemikian rupa untuk memudahkan petugas. Ada bag di setiap motor dan juga alat agar sampel tidak sampai rusak ketika diperjalanan,” tuturnya.

Selanjutnya Kasil membeberkan pengadaan tiga kendaraan roda empat dan delapan unit kendaraan roda dua untuk tracing Covid-19 berasal dari dana insentif daerah (DID) dan juga dana alokasi khusus (DAK). [wed]

Tags: