Bupati Tulungagung Minta Warga Tenang

Bupati Tulungagung Maryoto Birowo menyerahkan LKPJ tahun 2020 pada Ketua DPRD Tulungagung, Marsono, saat rapat paripurna DPRD Tulungagung, Rabu (31/3) siang.

Tulungagung, Bhirawa
Bupati Tulungagung, Maryoto Birowo, berharap seluruh warga Kabupaten Tulungagung untuk tenang atas penangkapan terduga teroris di Dusun Ngipik Desa Tenggur Kecamatan Rejotangan. Masalah tersebut sudah ditangani oleh Densus 88 Anti Teror Polri.
“Masyarakat harap tenang. Sudah ada yang menangani, yakni Densus 88,” ujarnya usai menghadiri rapar paripurna DPRD Tulungagung dalam rangka penyampaian LKPJ Bupati Tulungagung tahun 2020, Rabu (31/3) siang.
Menurut dia, dengan menyerahkan sepenuhnya penanganan kasus tersebut ke Densus 88 Polri diharapkan pula masyarakat akan hidup lebih damai lagi. “Biar hidup tenang dan damai,” imbuhnya.
Ia menyatakan untuk mengantisipasi agar Kabupaten Tulungagung tidak sampai menjadi tempat beraktifitas terduga teroris diperlukan kewaspadaan yang tinggi oleh masyarakat. Termasuk juga pemberian penyuluhan pada masyarakat.
“Kami sudah minta pula pada camat dan kepala desa untuk selalu waspada. Selalu melakukan pengawasan terhadap pendatang baru dan pada orang yang melakukan kegiatan tidak pada umumnya,” paparnya.
Selain itu, Bupati Maryoto Birowo berharap pula saat pelaksanaan misa Paskah oleh umat Kristiani dilakukan optimalisasi pengamanan. Apalagi masih dalam masa pandemi Covid-19.
“Misa bisa dilaksanakan dengan kehadiran 50 persen dari kapasitas gereja. Itu sesuai aturan dalam PPKM dan tetap melaksanakan protokol kesehatan,” tuturnya.
Sebelumnya, Kapolres Tulungagung, AKBP Handono Subiakto, menyatakan terduga teroris yang ditangkap di Tulungagung berinisial NM saat ini sedang dilakukan pemeriksaan secara intensif oleh Tim Densus 88 di Mapolda Jatim. “Sedang kalau istrinya belum kami cek, apakah sudah pulang apa belum (setelah diperiksa),” katanya.
Kapolres Handono Subiakto menandaskan Polres Tulungagung dalam peristiwa penangkapan NM pada Selasa (30/3) siang hanya membantu pengamanan. “Untuk pers rilis nanti Polda Jatim yang melakukan,” terangnya.
Perwira menengah polisi ini mengakui jika Tim Densus 88 Anto Teror Polri ketika melakukan penggeledahan di kediaman NM menemukan sejumlah barang bukti. Di antaranya dua pistol rakitan.”Yang kasat itu. Yang lainnya saya tidak teralu melihat,” ucapnya.
Soal pengawasan pada kelompok tertentu pasca tertangkapnya terduga teroris di Tulungagung, Kapolres Handono Subiakto enggan mengungkapkan. “Itu bagian pengembangan,” timpalnya. [wed]

Rate this article!
Tags: