Bupati Tulungagung Prioritaskan Vaksinasi Pokdarwis Jelang Lebaran

Pengunjung berswafoto di salah satu destinasi wisata yang sudah buka di Tulungagung.

Tulungagung, Bhirawa
Masih dibukanya tempat wisata di hari lebaran membuat Bupati Tulungagung, Maryoto Birowo, memprioritaskan kelompok sadar wisata (pokdarwis) setempat untuk divaksinasi Covid-19. Vaksinasi tersebut diharapkan lebih memproteksi anggota pokdarwis dari paparan virus Covid-19 di saat kunjungan wisatawan meningkat. “Kami sudah mengambil kebijakan untuk memprioritaskan vaksinasi Covid-19 untuk para pelaku (pengelola) usaha,” ujar Bupati Maryoto Birowo di Pendopo Kongas Arum Kusumaning Bongso, Selasa (6/4).

Menurut dia, pemberian vaksin Covid-19 pada anggota pokdarwis atau pelaku wisata diperlukan seiring dengan pembukaan tempat wisata di seluruh Kabupaten Tulungagung. Apalagi jelang lebaran yang dimungkinkan banyak pengunjung datang ke tempat-tempat wisata. “Tempat wisata tetap diperbolehkan buka saat lebaran. Saat ini pun tempat wisata di Tulungagung sudah buka dengan tetap menerapkan protokol kesehatan (prokes),” paparnya.

Selanjutnya, Bupati Maryoto Birowo menandaskan yang dilarang pemerintah saat lebaran adalah mudik. Namun untuk berwisata tidak dilarang. “Kalau mudik itu berhari-hari datang mengunjungi keluarga. Sedang berwisata kan hanya datang lalu kembali pulang. Kalau pun kemudian menginap di hotel atau penginapan hanya satu atau dua hari saja,” paparnya lagi.

Mantan Sekda Tulungagung ini mengakui penerapan PPKM berbasis mikro yang kini sudah memasuki tahapan ke empat mulai 6 – 19 April 2021 membuat warga yang terkonfirmasi positif Covid-19 cenderung menurun. Selain juga telah diambil kebijakan relaksasi atau pelonggaran dengan pembukaan tempat wisata, diperbolehkannya penyelenggaraan hajatan dan kemudahan pengusaha UMKM untuk memasarkan hasil produksinya.

“Dengan penerapan PPKM berbasis mikro sekarang benar-benar bisa ditekan warga yang terkonfirmasi positif Covid-19. Dalam satu bulan terakhir penambahannya per hari di interval lima sampai 10 warga yang terkonfirmasi positif,” tuturnya.

Bupati Maryoto Birowo pun menyebut kesadaran masyarakat Tulungagung dalam penerapan prokes semakin tinggi. “Kalau dulu cuma 60 persen, sekarang sudah 90 persen lebih. Coba saja lihat di desa-desa, hampir semua warga bermasker. Kecuali memang yang sedang mencangkul di sawah,” tuturnya lantas tersenyum.

Sebelumnya, Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kabupaten Tulungagung, Bambang Ermawan, memastikan tempat wisata di Tulungagung tetap buka saat lebaran. Terlebih saat ini hampir semua tempat wisata di Kota Marmer tersebut sudah buka semuanya. “Pembukaan tempat wisata di Tulungagung sesuai dengan aturan PPKM berbasis mikro. Yang memenuhi syarat prokes bisa buka dan kini sudah banyak tempat wisata yang buka,” katanya.

Soal anggota pokdarwis yang belum divaksinasi Covid-19, Bambang Ermawan menyatakan pihaknya sudah melakukan pendataan dan pengiriman nama masing-masing pokdarwis pada Dinas Kesehatan Kabupaten Tulungagung. “Sudah dikirim nama-namanya. Tinggal menunggu realisasi dari Dinas Kesehatan,” tuturnya. [wed]

Tags: