Bupati Tulungagung Tandatangani Tuntutan Mahasiswa Tolak UU Omnibus Law

Bupati Maryoto Birowo dan Bagus Prasetiawan memperlihatkan tandatangan Bupati Maroto Birowo yang bermeterai di surat pernyataan sikap Aliansi Mahasiswa Tulungagung, Kamis (15/10).

Tulungagung, Bhirawa
Bupati Tulungagung, Maryoto Birowo, akhirnya menandatangani pernyataan sikap Aliansi Mahasiswa Tiulungagung yang menolak UU Omnibus Law. Penandatanganan ini dilakukan Bupati Maryoto Birowo saat beraudiensi dengan Aliansi Mahasiswa Tulungagung di Pendopo Kongas Arum Kusumaning Bongso, Kamis (15/10) sore.

Keputusan Bupati Maryoto Birowo ini berbeda dengan Ketua DPRD Tulungagung, Marsono. Sehari sebelumnya Marsono menolak melakukan penandatanganan pernyataan sikap yang sama saat disodorkan oleh mahasiswa di Kantor DPRD Tulungagung. Ia beralasan akan membahasnya terlebih dulu dengan Bupati Maryoto Birowo.

Bupati Maryoto Birowo seusai audiensi mengatakan meski pernyataan sikap mahasiswa melakukan penolakan terhadap UU Omnibus Law tetapi mereka memohon pada Presiden Joko Widodo. “Karena memohon dan melihat situasi kondisi daerah yang ramai, kami menindaklanjutinya,” ujarnya.

Sebagai pimpinan daerah, lanjut dia, tuntutan mahasiswa akan disampaikan pada pemerintah pusat. Apalagi tuntutannya lebih pada permohonan.

Ketika ditanya apakah sudah menerima draf UU Omnibus Law, Bupati Maryoto Birowo menyatakan masih belum menerimanya. “Masih belum. Kami belum menerima drafnya,” katanya.

Sedang, Koordinator Aliansi Mahasiswa, Bagus Prasetiawan, mengapresisai keputusan Bupati Maryoto Birowo yang menandatangani pernyataan sikap Aliansi Mahasiswa Tulungagung. “Kami bersyukur masih ada orang yang mau memikirkan masyarat Tulungagung,” ucapnya.

Ia pun menyinggung ketidakhadiran Marsono saat mahasiswa melakukan audiensi dengan Bupati Maryoto Birowo. Padahal Marsono sudah berjanji akan hadir dan ikut membahasnya bersama Bupati Maryoto Birowo.

“Kalau seperti ini Pak Marsono secara tidak langsung melakukan penantangan. Kemarin sudah kami sampaikan kalau tidak mau tandatangan kami siap turun jalan dengan massa yang lebih besar,” tandasnya.

Soal isi dari pernyatan sikap Aliansi Mahasiswa Tulungagung yang telah ditandatangani oleh Bupati Maryoto Birowo, Bagus Prasetiawan membeberkan jika mereka menolak UU Ominibus Law dengan memohon kepada Presiden Joko Widodo mengeluarkan Perpu dan atau menangguhkan pengundangan UU Omnibus Law. “Dan setelah ini kami akan menuntut DPRD Tulungagung untuk bertandatangan di surat penolakan ini,” tandasnya lagi.

Diberitakan sebelumnya, Ketua DPRD Tulungagung, Marsono, menolak menandatangani surat pernyataan yang meminta untuk menolak UU Omnimbus Law. Surat pernyataan ini disodorkan Aliansi Mahasiswa Tulungagung saat audiensi di Kantor DPRD Tulungagung, Rabu (14/10) sore. (wed)

Tags: