Bus Sekolah Dilaunching Saat Hari Jadi Sidoarjo ke-161

Kusdianto

Sidoarjo, Bhirawa
Bus sekolah yang disediakan Dikbud Kabupaten Sidoarjo untuk mengantarkan siswa yang akan melalukan pembelajaran di luar kelas atau outdoor learning, akan dilaunching pada 31 Januari atau tepatnya pada peringatan Hari Jadi Kabupaten Sidoarjo ke 161 tahun 2020.
Kepala Bidang Pengelolaan Informasi Dan Komunikasi Publik Dinas Komunikasi Dan Informatika Kab Sidoarjo, Kusdianto SH mengatakan, bus sekolah ini bisa dimanfaatkan untuk mengantarkan siswa sekolah yang sedangkan melaksanakan program pembelajaran luar kelas atau outdoor learning.
“Sarana bus sekolah ini tanpa rute. Sesuai kebutuhan dan permintaan dari sekolah yang bersangkutan. Misalnya ada kegiatan outdoor learning ke Bandara Juanda, Musium Mpu Tantular atau yang lainnya,” jelas Kusdianto, Minggu (26/1) kemarin.
Untuk keperluan kegiatan pembelajaran outdoor learning itu, Dikbud Kab Sidoarjo menyediakan dua bus sekolah. ”Kami tunggu launcingnya dua bus sekolah itu pada tanggal 31 Januari nanti,” lanjut Kusdianto.
Sementara itu, Sekretaris Dikbud Kab Sidoarjo, Drs Tirto Adi menambahkan, pembelajaran luar kelas atau outdoor learning untuk menindaklanjuti dan melaksanakan program dari Kemendikbud. Bentuk pembelajaran luar kelas itu, bisa berupa studi lapangan, perkemahan, belajar di lingkungan sekolah, tinggal bersama masyarakat, karya wisata, pemagangan atau belajar di alam terbuka.
Sasaran mereka yang bisa melakukan pembelajaran luar kelas ini, kata Tirto, yakni siswa di tingkat PAUD/TK, SD/MI, SMP/MTS atau bagi satuan pendidikan non formal lainnya. Dengan adanya program pembelajaran luar kelas, diharapkan siswa bisa belajar dari pengalaman yang nyata. Tidak hanya teori saja, tapi juga bisa prakteknya.
“Belajar di luar kelas untuk siswa pada era revolusi industri 4.0 ini diharapkan juga akan mempunyai toleransi tinggi, rasa sosial tinggi atau empati pada masyarakat di sekitarnya. Sehingga tidak sampai apatis pada lingkungan. Dengan belajar di luar kelas tentu bisa menambah pengalaman hidup dari para siswa,” kata Tirto, yang mantan pendidik dan kepala SMPN di Kab Sidoarjo itu. [kus]

Tags: