Bus Setiawan Tabrak Minibus Travel, Lima Penumpang Tewas

Kecelakaan maut antara Bus Setiawan jurusan Trenggalek-Malang-Denpasar dengan minibus travel jurusan Bali-Madura yang menewaskan 5 penumpang minibus travel, Minggu (4/1) dini hari.

Kecelakaan maut antara Bus Setiawan jurusan Trenggalek-Malang-Denpasar dengan minibus travel jurusan Bali-Madura yang menewaskan 5 penumpang minibus travel, Minggu (4/1) dini hari.

Banyuwangi, Bhirawa
Musibah kembali terjadi. Sebuah kecelakaan antara bus dengan minibus travel terjadi di Jalur Pantura Jalan Raya Situbondo, Desa Bengkak, Kecamatan Wongsorejo, Banyuwangi, Minggu (4/1) dini hari. Akibatnya, lima penumpang minibus travel tewas.  Sementara belasan penumpang lainnya mengalami luka-luka.
Lima penumpang tewas itu rinciannya tiga tewas di lokasi kecelakaan, dua lainnya adalah korban yang sebelumnya kritis akibat luka berat di kepala. Korban terakhir tewas saat dalam perjalanan rujukan menuju RSUD Blambangan Banyuwangi. Seluruh korban tabrakan maut berasal dari minibus travel.
Kejadian ini berawal saat Bus Setiawan bernopol AG 7192 UA jurusan Trenggalek- Malang-Denpasar melaju dengan kecepatan tinggi dari arah Surabaya. Tiba-tiba, saat di tikungan, sopir tidak mampu menguasai kendaraan. Sementara, dari arah berlawanan melaju sebuah minibus travel bernopol DK 1624 DS dari Bali menuju Pulau Madura berpenumpang 19 orang. Tabrakan pun tidak terhindarkan.
“Saya sempat menginjak rem dan mengedipkan lampu. Tapi sudah tidak bisa menghindar lagi,” jelas Maryanto, sopir Bus Setiawan yang mengalami luka di kaki, Minggu (4/1).
Akibat kecelakaan tersebut, minibus travel itu hancur hingga bagian belakang. Tiga penumpangnya tewas di lokasi. “Tiga orang meninggal di lokasi kejadian. Kalau dua meninggal dalam perjalanan menuju Puskesmas Wongsorejo karena mobil ambulan datangnya terlambat,” jelas Subaidi, salah satu warga yang membantu mengevakuasi para korban.
Menurutnya korban yang berhasil diselamatkan rata-rata mengalami luka di bagian kepala dan perut.  Seluruh korban langsung dilarikan ke RSUD Blambangan setelah mendapatkan pertolongan awal dari Puskesmas Wongsorejo.
Sementara itu Sukadi, sopir cadangan bus mengaku tidak mengetahui secara jelas penyebab kecelakaan tesebut. Sebab, saat kejadian dia sedang tertidur dan posisi sopir dipegang oleh Maryanto. “Busnya berangkat dari Trenggalek Sabtu jam 1 siang. Dan semuanya selamat dipindah bus langsung ke Denpasar,” jelasnya.
Sementara itu petugas Kepolisian Polres Banyuwangi langsung melakukan olah tempat kejadian perkara. Kepala Satuan Lalu Lintas Polres Banyuwangi Ajun Komisaris Amar Hadi menjelaskan, polisi masih belum mengetahui pasti penyebab kecelakaan tersebut.
“Sopir bus mengalami patah tulang dan semua penumpang bus saat kejadian sedang tidur semua. Kemungkinan karena kelalaian sopir dan kondisi jalan yang menikung. Nanti akan diselidiki lebih lanjut penyebabnya. Dugaan sementara, kecelakaan terjadi lantaran sopir minibus travel  ngantuk,” jelasnya.
Kanit Laka Polres Banyuwangi Iptu Sumono menambahkan minibus travel yang disopiri oleh Kusnadi warga Desa Pesanggaran, Kecamatan Jangkar, Situbondo ini, sebelum menabrak bus terlihat oleng. Dan saat menyalip kendaraan yang tidak diketahui identitasnya, mobil  ini berjalan tak terkendali.
“Dugaan sementara sopir ngantuk. Saat menyalip tidak melihat kondisi jalan. Saat berpapasan langsung dengan bus, mobil travel sudah tidak terkendali,” ujar Kanit Laka Polres Banyuwangi Iptu Sumono.
Akibat kecelakaan juga membuat Jalur Pantura dari arah Surabaya menuju ke Banyuwangi maupun dari arah sebaliknya tersendat. [nan]

KORBAN TEWAS TABRAKAN MAUT BUS SETIAWAN VS MINIBUS TRAVEL
1. Ismianur Afifa (14), warga Desa Bilis-bilis, Kec Arjasah Kangean Madura
2. Afri Farida (16), warga Desa Bilis-bilis, Kec Arjasah Kangean Madura
3. Ardiah (60), warga Desa Bilis-bilis, Kec  Arjasa Kangean Madura
4. Munawali (35), warga Desa Bayam Kecamatan Arjasah Kangean Madura
5. Kusnadi (40), sopir minibus travel

Tags: