Camat Rungkut Bagikan Doorprize, Warga Pakal Masih Antusias

Komisioner  KPU RI Arief Budiman turun langsung untuk memantau proses coblosan ulang di sejumlah  TPS di Surabaya, Minggu (14/3). Warga memasukkan surat suara ke dalam kotak dalam Pileg ulang di Kecamatan Rungkut.

Komisioner KPU RI Arief Budiman turun langsung untuk memantau proses coblosan ulang di sejumlah TPS di Surabaya, Minggu (14/3). Warga memasukkan surat suara ke dalam kotak dalam Pileg ulang di Kecamatan Rungkut.

(Coblosan Ulang di Sejumlah TPS Surabaya)
Pelaksanaan coblos ulang Pileg 2014 di Kota Surabaya digelar Minggu (13/4).  Coblos ulang  digelar di 22 TPS di 5 kecamatan. Yakni Kecamatan Lakarsantri, Tandes, Pakal, Krembangan dan Rungkut.
Gegeh, Kota Surabaya
Untuk meminimalkan golput dalam coblos ulang Pileg 2014 di wilayahnya, Camat Rungkut Ridwan Mubarun punya cara unik. Dia membagi-bagikan doorprize (hadiah) kepada warga yang mempunyai hak pilih.
“Inisiatif timbul saat adanya pemberitahuan dilakukannya coblos ulang di tiga TPS di Kecamatan Rungkut. Saat itu, saya berpikir jika digelar pada hari Minggu, tentunya banyak warga Rungkut yang ke pabrik sehingga banyak yang golput,” katanya.
Untuk itu, Ridwan mempunyai inisiatif dengan memberikan doorprize berupa setengah lusin atau enam gelas kepada warga yang bersedia hadir di TPS untuk menggunakan hak pilihnya. “Kita buat perangsang berupa doorprize agar mereka hadir,” katanya.
Namun demikian, lanjut dia, sebelum pelaksanaan coblos ulang, pihaknya tetap melakukan sosialisasi kepada pengurus RT dan RW setempat. Hal ini dilakukan agar tidak ada kesan bahwa apa yang dilakukannya bertujuan politis atau pesanan dari caleg lain. “Ini kami lakukan murni agar partisipasi warga untuk mencoblos tinggi,” katanya.
Ridwan mengatakan hingga pukul 10.30, tingkat partisiapsi warga tinggi dengan dibuktikan warga yang sudah hadir di TPS 15 mencapai 325 pemilih dari total 489 pemilih. “Kalau pada Pileg 9 April lalu total hanya 340 orang. Ini belum selesai sudah banyak yang hadir,” katanya.
Tentunya dalam pemberian doorprize kali ini, Ridwan meminta bantuan dari perusahaan swasta yang ada di Rungkut. “Perusahaan swasta itu suka rela memberikan bantuan,” katanya.
Hanya saja, lanjut dia, pemberian doorprize tidak diberikan untuk setiap pemilih melainkan dilakukan pengundian. “Di Rungkut sendiri ada tiga TPS, masing-masing TPS saya beri 40 lusin gelas,” katanya.
Sementara itu warga di Kelurahan Babat Jerawat Kecamatan Pakal sangat antusias untuk menggunakan hak pilihnya dalam coblosan ulang Pileg 2014. Di lapangan terlihat  beberapa Tempat Pemungutan Suara (TPS) yang ada di Kelurahan Babat Jerawat, khususnya di Perumahan Pondok Benowo Indah. Di perumahan ini ada 5 TPS yang menggelar coblos ulang, dari 7 TPS di Kelurahan Babat Jerawat yang menggelar coblos ulang kemarin.
Di TPS 4 dan 5 meski tidak ada antrian pemilih, tapi jumlah warga yang menggunakan hak pilihnya lebih dari 50 persen dibanding waktu digelar coblosan Rabu lalu.
Ketua KPPS 4 Kelurahan Babat Jerawat Kecamatan Pakal  Syafrudin Werang mengatakan, dari 389 Daftar Pemilih Tetap (DPT) yang ada di TPS-nya, sampai jelang pukul 09.00, sudah lebih dari 50 persen pemilih menggunakan hak pilihnya. “Pagi tadi (kemarin) memang waktu TPS dibuka jam 7 masih sepi, tapi tidak berapa lama jumlah pemilih yang datang terus silih berganti,” ujarnya.
Menurut Werang, kalau dilihat dari antusias warga yang ikut coblos ulang, jumlah mereka lebih banyak dibanding waktu Pileg digelar Rabu lalu.
Kondisi yang sama, tentang antusias warga untuk menggunakan hak pilihnya juga terlihat di TPS 5, 10 dan 17 Kelurahan Babat Jerawat Kecamatan Pakal. Di TPS 17, antrian warga untuk menggunakan hak pilihnya sangat tinggi. Meski kesempatan mencoblos sudah diberikan mulai pagi, tapi rata-rata warga baru datang ke TPS jelang pukul 10.00.
Jumlah DPT di TPS 17 Kelurahan Babat Jerawat yang mencapai 476 pemilih, merupakan jumlah terbanyak di antaranya 6 TPS lain yang harus menggelar coblos ulang. Sementara di TPS 25 dan 27 yang ada di luar Kompleks Perumahan Pondok Benowo Indah, antusias warga untuk ikut coblos ulang juga terlihat dari kehadiran mereka di TPS masing-masing.
Komisioner  KPU RI Arief Budiman turun langsung untuk memantau proses coblosan ulang di sejumlah  TPS di Surabaya, di antaranya di TPS 15 Rungkut Lor VI, TPS 16 Rungkut Lor IX dan TPS 08 Bakung RW 3. Dengan didampingi Ketua KPU Surabaya Eko Sasmito, Arief melihat bagaimana keadaan surat suara, saksi dan warga yang ada disana.
“Sejauh ini tidak ada permasalahan, logistik sudah bisa terpenuhi, dan personel sudah siap semuanya. Saya optimis di Jatim tingkat partisipasinya  lebih baik,” paparnya di sela-sela melakukan pemantauan coblosan ulang di Surabaya.
Arief Budiman menjelaskan, pihaknya melihat bahwa surat suara yang terselip dan tertukar hanya persoalan teknis. Rata- rata, hanya ada empat surat suara di TPS yang tercoblos atau tertukar. Dia juga menguraikan, jika diibaratkan membuat penelitian, maka kasus kertas suara tertukar itu adalah margin error. ” Saya pikir ini bukan rapor merah, ini hanya permasalahan teknis. Margin errornya saja kurang dari 1 persen atau  hanya 0,1 persen,” tambahnya.
9 Wilayah Jatim
Tak hanya di Surabaya, sejumlah daerah di Jatim juga menggelar coblosan ulang Pileg 2014 kemarin. Di antaranya Nganjuk, Sumenep, Madiun, Bojonegoro, Pacitan, Lumajang. Coblosan ulang dilakukan karena banyaknya surat suara yang tertukar, khususnya untuk caleg kab/kota.
Komisioner KPU Jatim Choirul Anam menegaskan sesuai dengan
surat KPU RI,  KPU Jatim diminta untuk melakukan coblosan ulang di 9` wilayah dimana terjadi surat suara yang tertukar. Sementara untuk pendanaannya terkait logistik ditanggung oleh KPU RI.
”Pemungutan suara ulang dilakukan di 82 TPS di sembilan daerah di Jatim. Pemilihan ulang dilakukan atas dasar terjadinya surat suara tertukar.  Dan KPU Jatim sudah berkoordinasi dengan KPU RI terkait untuk logistik semua ditanggung oleh KPU RI,”tegas mantan anggota KPU Kota Surabaya ini. *

Tags: