Cara Kreatif Staf Disbudpar Surabaya Lawan Virus Corona

MT Agus bersama Datta dan Amel saat menyanyikan lagu yang berjudul Bersatu Melawan Virus Corona.

MT Agus Ciptakan Lagu Berjudul ‘Bersatu Melawan Virus Corona
Kota Surabaya, Bhirawa
Ada wabah yang melanda di seluruh dunia, Covid-19 namanya. Orang menyebut corona, virus ini berbahaya bagi manusia. Waspada dan patuhi imbauan pemerintah. Tetap tinggal di rumah, jaga jarak biar aman, jangan lupa sering cuci tangan, tetap tenang dan sabar, masker selalu digunakan, kita bersatu melawan virus corona.
Demikian penggalan lagu berjudul ‘Bersatu Melawan Virus Corona’. Lagu ini ciptaan MT Agus, salah seorang seniman Surabaya sekaligus salah satu staf di Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) Kota Surabaya. Lagu ini tercipta guna memberikan support kepada bangsa ini, yang tengah bergelut menangani wabah Covid-19.
Lagu karya MT Agus ini, dapat dinikmati di kanal youtube mt agus. Dalam captionnya, Agus menuliskan pesan, “Lagu yang dibuat dengan tujuan untuk menghibur masyarakat Indonesia di tengah pandemi Corona yang sedang melanda. Memberikan suport agar apa pun yang sedang menimpa bangsa ini, kita bersatu hadapi bersama,” tulisnya.
Sang pencipta lagu ‘Bersatu Melawan Virus Corona’ MT Agus menceritakan awal mula terciptanya lagu ini. Ia mengaku hanya ingin menghibur masyarakat melalui sebuah lagu yang edukatif di tengah pandemi Covid-19. “Terciptanya lagu ini berawal dari keinginan saya untuk menghibur masyarakat melalui sebuah lagu yang edukatif di tengah pandemi yang sedang melanda kota kita, negara kita dan dunia pada umumnya,” kata Agus, Selasa (12/5).
Adapun proses pembuatan lagunya itu diawali dengan menentukan tema lagu, lalu membuat notasinya yang easy listening, hingga membuat syair yang sesuai dengan temanya. Selanjutnya, menyiapkan konsep musik, format singernya, hingga pembuatan video klipnya. “Nah, kebetulan di Disbudpar itu ada teman-teman yang memang bakatnya bernyanyi, sehingga saya ajak mereka. Jadi, proses secara keseluruhan kira-kira 2 mingguan,” ujarnya.
Sedangkan pesan yang ingin disampaikan dalam lagu ini adalah masyarakat diharapkan selalu patuh terhadap imbauan dan protokol yang telah disampaikan oleh pemerintah dalam rangka menanggulangi Covid-19. Makanya, dalam lagu ini turut mensosialisasikan imbauan pemerintah tersebut.
“Kita berharap agar semua tetap selalu bersatu dan gotong royong melawan pandemi Covid-19 ini, supaya kita semua semakin cepat terbebas dari pandemi ini dan kita semua bisa beraktifitas normal kembali,” katanya.
Sementara itu, Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kota Surabaya Antiek Sugiharti mengatakan, setelah mendengar syair dan lagunya sangat bagus, sehingga dia sangat senang karena ini bisa sebagai media sosialisasi. Ia mengaku turut bangga ada staf Disbudpar yang bisa menciptakan lagu edukasi semacam ini.
“Makanya ke depan saya akan terus mendorong teman-teman untuk berkarya semacam ini. Sesuai dengan tugas kita untuk membina dan mengembangkan seni budaya, maka akan dilakukan penguatan di internal staf Disbudpar yang memiliki talenta,” kata Antiek.
Ia juga mengaku sebenarnya tidak ada perintah langsung kepada Agus untuk menciptakan lagu ini. Namun, karena dia memang seniman dan ingin memberikan kontribusi terkait penanganan Covid-19, maka dia pasti tergerak hatinya untuk menuangkan dalam sebuah karya seni.
“Seniman itu kira-kira begitu. Dan memang selama ini ciptaan Mas Agus ini sudah banyak, termasuk lagu Museum 10 November dan lagu-lagu tentang Surabaya lainnya. Semoga ke depan terus berkarya,” pungkasnya. [Zainal Ibad]

Tags: