Cari Oknum Bocorkan Darf Mutasi Eselon II Pemkot Batu

Punjul Santoso

Kota Batu,Bhirawa.
Pemerintah Kota (Pemkot) Batu segera membuat Tim Khusus untuk menelusuri siapa oknum yang membocorkan draf rencana mutasi pejabat eselon II. Hal ini ditegaskan Wakil Wali Kota Batu, Ir. Punjul Santoso M.M menyikapi adanya informasi jika draf nama-nama calon pejabat eselon II telah bocor. Jika hal ini terbukti, Walikota sebagai Kepala Daerah akan memberikan sanksi tegas kepada oknum ASN tersebut.
“Tentang kebocoran draf rencana mutasi eselon II harus segera ditelusuri. Karena ini melanggar Peraturan Pemerintah Nomer 53 tahun 2010 tentang kedisiplinan Pegawai Negeri Sipil (PNS),” ujar Punjul, Selasa (21/1).
Ia menjelaskan bahwa oknum yang diketahui membocorkan dokumen Negera harus diberikan sanksi sesuai aturan. Untuk itu Tim Khusus yang terdiri dari BKPSDM dan Inspektorat akan mencari siapa yang membocorkan draf tersebut. Adapun sanksi yang dipersiapkan akan disesuaikan dengan berat atau ringan pelanggaran yang dilakukan. Misalnya, sanksi penundaan kenaikan pangkat atau bahkan penurunan pangkat.
Diketahui, draf yang berisi nama-nama kepala Organisai Perangkat Daerah (OPD) Kota Batu atau pejabat eselon II yang bakal masuk dalam gerbong mutasi dikabarkan bocor. Bahkan masalah ini sempat menjadi tema pengarahan dari Walikota Batu, Dra.Hj.Dewanti Rumpoko,M.Si saat memimpin Apel Pagi ASN di Balaikota Batu, Senin (20/1).
Saat itu Walikota mengaku kecewa dengan oknum pejabat yang berani membocorkan draf rencana mutasi eselon II yang akan digelar. Karena draft tersebut merupakan rahasia negara yang tak boleh disebar luaskan sebelum proses mutasi. “Ini merupakan sikap indispilner. Mau kepala ataupun menjabat apa saja oknum itu akan mendapatkan sanksi,” ujar Walikota saat itu.
Sebelumnya, lelang jabatan mendesak untuk segera digelar di Pemkot Batu. Hal ini menyusul masih adanya beberapa OPD yang belum memiliki Kepala Dinas atau masih dipimpin Pelaksana Tugas (Plt). Dengan kondisi ini DPRD Kota Batu meminta Eksekutif untuk segera menggelar lelang jabatan agar segera mendapatkan pejabat definitif untuk mengisi kursi jabatan Kepala OPD yang masih kosong.
Desakan Dewan ini disampaikan langsung oleh Ketua DPRD Batu, Asmadi. “Dengan belum adanya pejabat definitif ini maka jalannya roda pemerintahan dan pelaksanaan program yang telah disusun di setiap OPD tersebut tidak bisa maksimal,”ujar Asmadi.
Diketahui, ada tujuh kursi pejabat Eselon yang saat ini kosong dan mendesak untuk segera diisi. Di antara kursi Kepala OPD yang kosong antara lain, Kepala Dinas Pariwisata (Disparta), Kepala Satpol PP, Kepala Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol), Kepala Inspektorat, Asisten 1 Bagian Administrasi Pemerintahan, dan dua Staf Ahli Wali Kota Batu.(nas)

Tags: