Ciduk 21 Tersangka, Polresta Batu Ungkap Narkoba, Penipuan dan Jual Beli Satwa Dilindungi

Kapolresta Batu, AKBP Harviadhi Agung Prathama menunjukkan bb motor dan STNK dalam press realase di Mapolresta Batu, Jumat (21/2)

Kota Batu,Bhirawa.
Di bulan Februari ini Kepolisian Resor (Polres) Kota Batu tak memberi celah sedikitpun kepada para pelaku kriminalitas untuk menjalankan aksinya. Tak tanggung- tanggung, 21 tersangka pelaku kejahatan berhasil dibekuk Petugas Korp Baju Coklat ini. Adapun kasus yang berhasil diungkap terdiri dari penyalahgunaan narkoba dengan 16 tersangka, penipuan dengan 3 tersangka, dan penjualan ilegal hewan dilindungi dengan 2 tersangka. Kini semua tersangka diamankan di Mapolres Batu guna menjalani proses penyidikan lebih lanjut.
Kapolres Batu, AKBP Harviadhi Agung Prathama menjelaskan untuk kasus narkoba, 16 tersangka yang diamankan berasal dari 12 kasus yang berhasil diungkap. Dan dari 12 kasus tersebut, 10 kasus ditangani Polres Batu, sedangkan 2 lainnya merupakan hasil ungkap Polsek Bumiaji.
“Adapun untuk 14 orang tersangka yang ditangani Polres Batu, 5 orang merupakan pengedar, 8 orang kurir, dan 1 orang pengguna atau pemakai,”ujar Harviadhi, Jumat (21/2). Dari hasil penyidikan petugas, diketahui jika 14 tsk penyalahgunaan narkoba jenis sabu berinisial MNP, MN, Y, B, DED, THM, TAM, ET, K, W, MF, dan AA.
Dari pengungkapan ini, Polres Batu telah mengamankan barang bukti (bb) sabu seberat 20,32 gram senilai Rp 24,3 juta. Dengan diamankannya bb ini maka Polres telah mencegah dan menyelamatkan 102 orang calon pengguna sabu, dengan asumsi 1 gram sabu bisa digunakan untuk 5 pengguna.
“Sementara untuk kasus yang diungkap Polsek Bumiaji adalah penyalahgunaan pil dobel L atau pil koplo dengan dua tersangka, masing-masing berinisial ARP, dan SY. Adapun BB yang diamankan sebanyak 1.403 butir pil dobel L,”jelas Harvi, panggilan akrab Kapolres.
Selain kasus narkoba, Polres Batu dan jajaran juga mengungkap tiga kasus penipuan dan penggelapan. Pada kasus pertama berhasil menangkap tsk berinisial RS dengan bb 1 labtop dan 1 HP. Kasus kedua berhasil menangkap tsk berinisial MA dengan bb 1 unit motor Honda Beat serta 1 STNK. Adapun pada kasus ketiga berhasil menangkap tsk JHP dengan bb 1 unit motor Honda Beat serta 1 STNK.
Kemudian Polres juga mengungkap jual- beli ilegal satwa yang dilindungi. Adapun satwa yang dijual belikan adalah seekor Kukang Jawa serta Kadal Papua. Untuk kasus ini Petugas menangkap tsk berinisial S selaku pemilik/ penjual, serta JN selaku pengantar barang.
“Kasus ini terungkap ketika Petugas mengindikasi adanya transaksi jual beli hewan dilindungi jenis kukang Jawa melalui media sosial Facebook. Saat itu pemilik berencana menjual kukang tersebut senilai Rp 500 ribu,”jelas Harvi.
Namun sebelum terjual, Petugas telah menangkap kedua tersangka S dan JN. Kini kedua tersangka diamankan di Mapolres Batu untuk mempertanggung jawabkan perbuatannya. Adapun kedua satwa dilindungi tersebut kini dikembalikan kepada Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) Malang Raya.(nas)

Tags: