CPNS Pemkab Tulungagung Mulai Masuk Dinas Awal Tahun 2021

Arief Boediono

Tulungagung, Bhirawa
Seluruh CPNS Pemkab Tulungagung tahun 2019 yang telah menerima SK pengangkatan bakal segera mulai berdinas. Mereka sudah harus masuk kerja pada tanggal 4 Januari 2021 mendatang dan tidak bisa pindah tugas selama 10 tahun.

Kepala Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Kabupaten Tulungagung, Arief Boediono, Minggu (27/12), mengungkapkan semua CPNS Pemkab Tulungagung tahun 2019 yang lulus seleksi dan pemberkasan sudah diharuskan masuk kerja pada awal tahun depan. “Sebagian dari mereka sudah menerima SK CPNS yang diserahkan oleh Bupati Tulungagung melalui daring pada Rabu (23/12) lalu. Dan sebagian lagi menerima SK pada hari ini, Minggu (27/12),” ujarnya.

Menurut dia, CPNS yang baru menerima SK pada Minggu (27/12) semuanya adalah CPNS dari formasi guru. Mereka tidak bisa menerima SK pada Rabu (23/12) karena ada kesalahan di aplikasi. “Jadi SK-nya kemudian baru diberikan pada Minggu (27/12) di Kantor BKPSDM setelah ada perbaikan. Kalau tidak salah ada 200-an orang dan Kantor BKPSDM tetap melayani mereka meski hari Minggu,” paparnya.

Seperti diketahui, CPNS Pemkab Tulungagung tahun 2019 yang lolos seleksi dan pemberkasan sebanyak 596 orang. Berkurang lima orang dari formasi yang ditetapkan sejumlah 601.

Arief Boediono menyatakan formasi yang diberikan pada Pemkab Tulungagung tidak sepenuhnya utuh terserap karena lima formasi tidak terisi. “Ada lima formasi yang tidak terisi,” tandasnya.

Selanjutnya, mantan Camat Tulungagung ini membeberkan pada Rabu (23/12) lalu, Bupati Tulungagung, Maryoto Birowo, selain menyerahkan SK pada sebagian CPNS tahun 2019 juga melakukan pelantikan terhadap PNS dijabatan fungsional. PNS yang dilantik dalam jabatan fungsional tersebut adalah CPNS Pemkab Tulungagung tahun 2018.

“Cukup banyak juga yang dilantik sebagai tenaga fungsional. Kemarin yang dilantik sebagai tenaga fungsional sebanyak 218 orang. Ada yang dari tenaga penyuluh,juga ada yang dokter,” terangnya.

Tenaga fungsional, lanjut Arief Boediono, bisa juga nantinya menjabat jabatan struktural seperti eselon II. Namun mereka harus memenuhi persyaratan, seperti di antaranya sudah punya golongan kepangkatan IV C, telah mengikuti diklatpim III dan mengikuti lelang jabatan.

“Jadi tenaga fungsional tidak hanya dapat berkarier di jabatan fungsional tetapi juga bisa di jabatan struktural. Jika memenuhi persyaratan dan lulus lelang jabatan dapat menjabat sebagai eselon II,” ucapnya.

Sementara itu, Bupati Maryoto Birowo saat menyerahkan SK CPNS tahun 2019, menandaskan para CPNS di lingkup Pemkab Tulungagung tidak bisa mengajukan pindah tugas atau mutasi selama 10 tahun. “Itu aturan kepegawaian yang baru. Aturan yang dulu ada perbedaan,” tuturnya. (wed)

Tags: