Cuaca Ekstrim, Nelayan Masalembu Enggan Melaut

Foto: ilustrasi

Foto: ilustrasi

Sumenep, Bhirawa
Dua minggu terahir ini terjadi cuaca ekstrim diperairan Masalembu. Akibatnya, ratusan nelayan tidak berani melaut dan meraka memilih memperbaiki alat tangkap ikan seperti jaring.
Anggota Tagana Kecamatan/Pulau Masalembu, Saiful mengatakan, para nelayan di Masalembu tidak berani melaut karena cuaca buruk. Gelombang tinggi dan angin kencang terjadi di perairan Masalembu sehingga nelayan tidak berani mencari ikan seperti hari-hari sebelumnya.
“Cuaca ekstrim di Masalembu terjadi sejak dua minggu yang lalu, tapi nelayan yang tidak melaut sejak satu minggu terahir ini, sebelumnya masih bisa memaksa,” kata Saiful, anggota Tagana Masalembu, Kamis (15/1).
Saiful menerangkan, para nelayan memilih diam dirumah dan memperbaiki alat penangkap ikan seperti jaring dan perahunya yang rusak-rusak. “Nelayan sekarang hanya memperbaiki alat tangkap ikan selama terjadi cuaca buruk,” tuturnya.
Selain memperbaiki alat jaring, para nelayan menambatkan perahunya ditempat aman dari angin dan gelombang yang setiap saat menhantam perahu yang ditambatkan dibibir pantai. “Beberapa hari lalu sempat ditemukan perahu terbalik, tapi warga tidak tahu perahu itu berasal darimana, karena saat ditemukan sudah tidak ada ABK-nya,” ungkapnya.
Dia tidak bisa memastikan sampai kapan cuaca ekstrim bisa berlalu, karena hingga kini belum ada tanda-tanda mau berhenti. Beberapa tahun terahir ini, cuaca ekstrim terjadi tanpa mengenal waktu sehingga nelayan diharapkan waspada setiap saat. “Nelayan harus ekstra hati-hati menghadapi cuaca dilaut,” tukasnya. [sul]

Tags: