Daftar Cabup, Kadishub Sidoarjo Belum Ajukan Pensiun Dini

Bahrul Amiq saat dicerca pertanyaan oleh para Komisioner Bawaslu, di Kantor Bawaslu Sidoarjo. [alikus/bhirawa].

(Daftar di KPUD, ASN Dan TNI/Polri Aktif, Harus Mengundurkan Diri )
Sidoarjo, Bhirawa
Kepala Dinas Perhubungan Kabupaten Sidoarjo, Bahrul Amiq, memang terus terang mengakui menghadiri acara deklarasi yang digelar oleh DPC PDIP dan PPP, pada 8 Januari 2020, yang berkoalisi mengusung dirinya sebagai Cabup Sidoarjo 2021-2026.
Namun saat diklarifikasi oleh Bawaslu Kabupaten Sidoarjo, belum lama ini, terkait kehadirannya dalam acara itu, dirinya cuma menjawab hanya menghadiri undangan saja.
Tetapi meski begitu, ia juga tidak menampik jika akan mencalonkan diri sebagai peserta Pilkada Sidoarjo tahun 2020 ini.
Tetapi ia juga mengaku, saat ini masih terfokus dengan tugas yang diembannya. Sebab, dirinya belum melakukan pengunduran diri dari statusnya sebagai ASN, yakni Kadishub Sidoarjo.
“Secara aturan, bagi ASN yang ingin mencalonkan diri sebagai peserta pemilu kan harus nunggu dulu, terpilih. Ditetapkan oleh KPU. Baru mengundurkan diri dari jabatan, sebagai ASN,” katanya.
Apa yang disampaikan Bahrul Amiq itu, sangat jauh berbeda dengan apa yang pernah diutarakan oleh Ketua KPUD Sidoarjo, M. Iskak.
Karena menurut M.Iskak, pendaftar Cabup/Cawabup Sidoarjo ke KPUD nanti, apakah itu yang berasal dari ASN maupun TNI/Polri yang masih aktif, harus menyertakan dokumen surat pengunduran diri dari lembaganya masing-masing.
Menurut M.Iskak, itu termasuk persyaratan wajib yang harus dilengkapi. Sebagaimana aturan dalam UU nomor 10/2016 dan peraturan KPU terkait pencalonan.
“Bila tidak ada, jelas akan kami coret, tidak bisa mendaftar, sebagai Cabup atau Cawabup,” kata Iskak.
Maka itu nanti saat mendaftar ke KPUD, baik lewat partai politik maupun independen, kata Iskak, semua persyaratan tersebut sudah harus klir.
M.Iskak, mengatakan KPUD Sidoajo akan mulai membuka pendaftaran para Cabup/Cawabup ini, nanti pada 16 sampai 18 Juni 2020. Nanti penetapan Cabup/Cawabup oleh KPUD Sidoarjo, pada 23 Juni 2020.
Tetapi khusus peserta dari independen, kata M. Iskak, harus sudah menyerahkan syarat dukungannya kepada KPUD Sidoarjo, pada 19 sampai 23 Pebruari 2020. (kus)

Tags: