Dampak Pandemi, Investasi Realisasi Rp 8,1 Triliun

HM Irsyad Yusuf- Bupati Pasuruan.

Pasuruan, Bhirawa
Pandemi Covid-19 sejak awal tahun, membuat investasi di Kabupaten Pasuruan tahun 2020 ini terancam tidak memenuhi target.

Dari target investasi sebesar Rp 9 triliun, realisasi investasi hingga penghujung akhir tahun baru berkisar Rp 8,1 triliun.

“Hingga saat ini, realisasi investasi baru berkisar Rp 8,1 triliun. Salah satu penghambatnya adalah pandemi Covid-19 belum berakhir,” ujar Bupati Pasuruan, HM Irsyad Yusuf, Selasa (2/12).

Meski demikian, capaian investasi sebesar Rp 8,1 triliun dinilai sudah cukup baik di tengah-tengah pandemi. Ke depan, pihaknya tetap berusaha mengembangkan sarana prasarana untuk menunjang investasi di Kabupaten Pasuruan.

“Kami akan terus menciptakan kenyamanan dalam berinvestasi. Yaitu dengan persiapan perubahan RT/RW untuk kawasan industri. Selain itu juga penyiapan infrastruktur pendukung seperti tol, energi listrik dan jaringan migas di kawasan industri,” kata Gus Irsyad panggilan akrabnya.

Layanan investasi, lanjut Gus Irsyad, terus dipermudah. Yaitu dengan hadirnya Graha Pelayanan Publik atau Mal Pelayanan Publik.

“Sehingga investor tidak sampai memakai cara yang berbelit-belit dalam pengurusan perizinan. Kami memberikan pelayanan yang sangat mudah untuk kesejahteraan masyarakat,” urai Gus Irsyad.

Sekadar diketahui, perolehan investasi tahun ini berbanding terbalik dengan tahun sebelumnya. Bila tahun lalu, targetnya dipatok Rp 9 triliun dan realisasinya mencapai dua kali lipat menjadi Rp 18,4 triliun. [hil]

Tags: