Dana Hibah Rp 4,4 Miliar Tunjang Giat Peribadatan Warga Kota Batu

Dengan dana hibah tempat ibadah diharapkan bisa mendukung kelancaran peribadatan warga Kota Batu.

Kota Batu,Bhirawa
Bagian Kesra Pemerintah Kota (Pemkot) Batu mendata ada sebanyak 125 tempat ibadah berbagai agama yang tersebar di kota ini. Untuk menunjang kegiatan peribadatan maupun perbaikan sarana fisik, Pemkot tengah menyiapkan program bantuan hibah sebesar Rp 4,4 miliar yang akan segera disalurkan kepada tempat- tempat ibadah tersebut.

Kabag Kesra Kota Batu, Hendry Suseno mengatakan dari tempat ibadah yang telah terdata saat ini tidak menutup kemungkinan jumlahnya akan bertambah. Karena itu pihaknya akan mengajukan tambahan anggaran dana hibah tempat ibadah melalui perubahan anggaran keuangan (PAK) di APBD 2021.

“Dari anggaran yang ada saat ini, setiap tempat ibadah menerima antara Rp15 juta hingga Rp50 juta. Kita menambah besaran dana hibah untuk peningkatan tempat ibadah yang ada di Kota Batu,”ujar Hendry Suseno saat dikonfirmasi, Minggu (12/9).

Ia menjelaskan bahwa dana hibah yang disalurkan ke tempat ibadah semua agama ini bisa dimanfaatkan untuk perbaikan fisik bangunan (renovasi) maupun untuk kegiatan peribadatan. Dan saat ini pihaknya menanti penandatanganan SK Wali Kota Batu untuk bisa menyalurkan dana hibah ini kepada 125 tempat ibadah penerima.

Adapun perbedaan besaran dana hibah yang diterima didasarkan besar kecilnya tempat ibadah tersebut. Dicontohkan, untuk tempat ibadah seperti TPQ atau musala mendapat Rp 15 juta. Sedang untuk Masjid dan Gereja mendapatkan Rp 50 juta.

Sebelumnya, pemkot juga telah menyalurkan bantuan bagi para penjaga tempat ibadah. “Kami berupaya agar dana hibah bagi tempat ibadah maupun bantuan bagi penjaga tempat ibadah bisa ditingkatkan setiap tahunnya,” harap Hendry.

Terpisah, anggota Banggar DPRD Kota Batu, Ludi Tanarto menyatakan dukungannya dalam upaya peningkatan besaran dana hibah pada setiap penganggarannya. Karena dengan langkah ini maka giat peribadatan bisa selalu terlaksana dan lancar sehingga bisa dirasakan langsng oleh masyarakat.

“Apalagi giat keagamaan bisa.memberikan dukungan moral spiritual pada warga selama masa pandemi Covid-19,”ungkap Ludi.

Menurutnya, setiap tahun Banggar DPRD berupaya meningkatkan anggaran untuk program yang dibuat Bagian Kesra. Tahun ini untuk anggaran Kesra sesuai dengan keuangan daerah dianggarkan menjadi Rp 17,1 miliar dari tahun sebelumnya Rp 10,2 miliar.(nas)

Tags: