Dandim 0814: Program Rehabilitasi Rutilahu Perlu Peran Masyarakat

Dandim 0814 Jombang, Letkol Inf Triyono saat berada di rumah penerima manfaat Program Rehabilitasi Rutilahu di Dusun Bapang, Desa Sumber Mulyo, Jogoroto, Jombang, Senin sore (18/11).

Jombang, Bhirawa
Komandan Kodim 0814 Jombang, Letkol Inf Triyono menandaskan, keberhasilan Program Renovasi Rumah Tinggal Layak Huni (Rutilahu) di Kabupaten Jombang yang saat ini tengah dikerjakan oleh para prajurit Kodim 0814 Jombang perlu peran serta masyarakat sekitar penerima program. Hal tersebut seperti dikatakan Letkol Triyono saat melakukan peletakan batu pertama Program Rehabilitasi Rutilahu di Dusun Bapang, Desa Sumber Mulyo, Kecamatan Jogoroto, Kabupaten Jombang, Senin sore (18/11).
Dandim mengatakan, sejak tiga minggu yang lalu, Kodim 0814 Jombang mulai melaksanakan Program Rutilahu di Kabupaten Jombang.
“Dulu kita mengenal RTLH yaitu Rumah Tidak Layak Huni, tapi sekarang Rutilahu, atau Rumah Tinggal Layak Huni. Pada dasarnya semua sama, dalam rangka memberikan taraf hidup yang layak yang terkait dengan rumah tinggal,” papar Dandim di lokasi.
Dikatakannya, program ini paling tidak memberikan stimulus atau pancingan kepada masyarakat bagaimana mewujudkan rumah tinggal yang baik dan memenuhi standart bagi kehidupan. Program Renovasi Rutilahu yang dilaksanakan Kodim 0814 Jombang ini menyasar 432 penerima manfaat di Kabupaten Jombang dan diharapkan seluruhnya sudah selesai pengerjaannya pada tanggal 15 Desember 2019.
“Kegiatan ini diperlukan peran serta secara bersama-sama. Ayo kita bersama-sama gotong royong meringankan beban tetangga kita,” tandas Dandim.
Dari total jumlah 18 Koramil di wilayah Kodim 0814 Jombang, masing-masing Koramil terdapat 24 penerima manfaat program. Seperti di wilayah Koramil Jogoroto, Jombang, program ini juga menyasar 24 penerima manfaat, salah satunya yakni rumah pasangan Mohammad Sohib dan Siti Ulimah, warga Dusun Bapang, Desa Sumber Mulyo, Kecamatan Jogoroto, Kabupaten Jombang.
Mohammad Sohib dan Siti Ulimah mengaku merasa senang mendapatkan program ini. Mohammad Sohib yang sehari harinya bekerja sebagai buruh ini mengaku selama ini belum bisa membuat rumah yang lebih bagus dari kondisi saat ini karena belum memiliki tabungan.
“(Dapat program ini) alhamdulillah senang, bersyukur,” pungkasnya.(rif)

Tags: