DAU Turun, Anggaran KONI Tahun Depan Diajukan Lebih Sedikit

Musorkab KONI Kabupaten Pasuruan pada awal tahun 2021 silam. [hilmi husain]

Pasuruan, Bhirawa
Dinas Pemuda Olahraga (Dispora) Kabupaten Pasuruan, mengajukan anggaran hibah untuk Komite Olah Raga Nasional Indonesia (KONI) lebih sedikit dari tahun ini. Penyebabnya karena Dana Alokasi Umum (DAU) daerahnya turun.
Menurut Kepala Dispora Kabupaten Pasuruan, Hasbullah, anggaran yang diajaukan Dispora dalam APBD 2022 hanya sekiitar Rp3,6 miliar. Angka itu, lebih sedikit dibanding tahun kemarin yang mencapai Rp4 miliar.
“Anggaran DAU turun, sehingga anggaran yang dibagi disetiap instansi juga menurun,” ujar Hasbullah, Selasa (16/11).
Disinggung, apakah anggaran ini cukup untuk Pekan olahraga Provinsi (Porprov). Dimana, tahun depan ada gelaran bergengsi Porprov. Hasbullah menyatakan, menurunnya anggaran itu KONI harus bisa menggunakan anggaran. Misalnya, pengiriman atlet yang ikut Porprov harus yang berpotensi medali.
“Nanti yang kami kirim ke Porprov, hanya atlet yang berpotensi meraih medali. Jadi, bukan semua yang dikirim,” kata Hasbullah.
Terpisah, Ketua KONI Kabupaten Pasuruan, Mulyadi megungkapkan tahun depan pihaknya membuat pengajuan sekitar Rp7 miliar. Rinciannya dari dana itu, Rp5 miliar digunakan untuk kepentingan Porprov. Akan tetapi, jika memang yang diajukan pihak Dispora lebih sedikit, kemungkinan besar anggaran untuk gelaran Porprov tingkat Jatim itu berkurang.
“Hanya Rp 5 miliar untuk Porprov. Adapun untuk sisanya untuk pembinaan Cabor. Besaran itu tentunya memang kurang,” kata Mulyadi.
Karena itu, pihaknya meminta untuk pihak Dispora menambahkan anggaran. Karena, tahun depan ia menargetkan Kabupaten Pasuruan naik satu peringkat dibandingkan pada Porprov 2019 lalu.
“Sebelumnya, masuk peringkat enam. Tentu, capaian itu ditargetkan naik satu peringkat. Tentunya sulit karena daerah lain yang berada di posisi itu banyak atlet bagusnya. Makanya, kami ingin anggaran untuk KONI ditambah,” tambah Mulyadi. [hil]

Tags: