Demi Penghargaan Adipura, TPA Dilengkapi Pencacah Sampah

Kab Pasuruan, Bhirawa
Pemeritah Kabupaten (Pemkab) Pasuruan optimis akan kembali memboyong penghargaan Piala Adipura tahun 2014. Optimisme ini didasari upaya maksimal yang telah dilakukan dalam menata Kabupaten Pasuruan beberapa bulan belakangan ini.
Kepala Badan Lingkungan Hidup (BLH) Kabupaten Pasuruan Abdul Munif mengatakan penilaian tahap ke pertama (P1), Pemkab Pasuruan meraih point 73,98. Dengan raihan optimal itu, pihaknya berusaha maksimal untuk menambah point pada pemantauan tahap ke dua (P2) nanti.
“Tahap pertama kami meraih point 73,98. Tentunya pada tahap selanjutnya kami optimis meraih point lebih besar lagi karena semua persyaratan yang diberikan untuk standar kota sedang kami maksimalkan,” ujar Abdul Munif, Selasa (13/5).
Berbagai upaya persyaratan untuk menambah penilaian terus dibenahi antara lain Tempat Pembuangan Akhir (TPA), Pasar Bangil, perumahan, rumah sakit, puskesmas, lembaga sekolah, komplek perkantoran, pengairan sungai, kereta api, hutan kota, bank sampah dan ruang terbuka hijau serta infrastruktur jalan.
Menurut Abdul Munif, khusus untuk TPA yang berada di Desa Kenep Kecamatan Beji, pihaknya sudah menyiapkan berbagai cara, termasuk menyulap TPA menjadi lokasi pembuangan sampah yang tak kumuh. “TPA di Kenep sudah kami lengkapi dengan sarana pencacah sampah dan drainasenya. Tujuannya TPA akan terlihat lebih bersih dan tidak terlalu bau,” kata Abdul Munif.
Munif menambahkan, ada skenario lain khusus untuk TPA di Kenep. Saat ini kondisi TPA sudah overload sehingga jangka panjangnya akan membuat TPA baru yang representatif yakni di Desa Wonokerto Kecamatan Sukorejo mencapai 10 hektar.
“Masih dalam tahapan pengkajian, karena ada regulasi baru yang mengharuskan rekomendasi dari Gubernur dalam hal pengadaan TPA baru. Selain itu, semuanya harus mendapat dukungan dari masyarakat dengan terus meningkatkan kesadaran masyarakat untuk menjaga kebersihan,” paparnya. [hil]

Keterangan Foto: TPA di Desa Kenep Kecamatan Beji Kabupaten Pasuruan menjadi nilai tambah lebih akan dibenahi dengan menyulap TPA menjadi lokasi pembuangan sampah yang tak kumuh, Selasa (13/5). [hilmi husain/bhirawa]

Tags: