Destana BPBD Jatim Berlanjut di Kabupaten Malang, Banyuwangi dan Sumenep

Sekretaris BPBD Jatim, Andhika N Sudigda memberikan bibit pohon produktif di Desa sasaran Destana.

BPBD Jatim, Bhirawa.
BPBD Jatim tancap gas dalam pembentukan Desa Tangguh Bencana (Destana) di wilayah Jawa Timur. Setelah dilaunching Kalaksa BPBD Jatim, Gatot Soebroto di Kabupaten Gresik, Destana kembali berlanjut di Kabupaten Malang, Banyuwangi dan Sumenep pada Selasa (14/5) dan Rabu (15/5).

Pembentukan Destana di Kabupaten Malang dibuka oleh Sekretaris BPBD Jatim, Andhika N Sudigda yang berlangsung di Desa Sidorenggo, Kecamatan Ampelgading. Hadir dalam acara ini, Kabid PK BPBD Kabupaten Malang, Zainuddin; Camat Ampelgading, Ismantioko; Forkopimcam setempat, Kades Sidorenggo Herianto dan fasilitator dari FPRB Jatim.

“Pembentukan Destana di Jatim ini merupakan upaya peningkatan kapasitas masyarakat di Desa maupun Kelurahan rawan bencana. Serta sebagai wujud upaya pengurangan risiko bencana,” kata Sekretaris BPBD Jatim, Andhika N Sudigda.

Sebab, lanjutnya, saat ini jumlah Desa dan Kelurahan yang masuk kategori rawan bencana di Jatim sebanyak 2.742 Desa. Sedangkan jumlah Destana di Jatim hingga akhir 2023 masih sebanyak 1.659 desa. Peningkatan kapasitas ini diperlukan, hal ini menjadi satu-satunya opsi yang paling rasional untuk membangun ketangguhan dan kesiapsiagaan masyarakat di daerah rawan bencana.

“Karena itu, nanti akan diberikan materi menyusun rencana kontigensi di tingkat desa. Dari sana nanti akan jelas, siapa berbuat apa. Jadi, saat terjadi bencana Pak Kades tidak bingung, mau minta bantuan siapa,” tegasnya.

Andhika menambahkan, Destana di Banyuwangi menyasar Desa Kalibaru Kulon, Kecamatan Kalibaru. Sementara, di Sumenep, kegiatan pembentukan Destana telah berlangsung di dua Desa. Yaitu, Desa Kolor Kecamatan Kota dan Desa Banaresep Barat Kecamatan Lenteng.

“Seperti halnya di lokasi sebelumnya, tak hanya pembentukan Destana. Kami menyerahkan secara simbolis bantuan bibit pohon produktif sebanyak 100 bibit di Desa yang menjadi sasaran Destana,” ucapnya.

Sementara itu, Kades Sidorenggo bersama Camat Ampelgading dan BPBD Kabuoaten Malang menyampaikan terima kasih atas penunjukan wilayahnya sebagai lokasi Destana. “Biasanya setiap tahun, satu Desa. Tahun ini ada dua Desa yang jadi sasarannya. Karena itu, kami sampaikan terima kasih kepada Tim BPBD Jatim,” tandasnya. [bed.bb]

Tags: