Deteksi Bencana, BMKG Pasang Alat Gempa Akselerograf di Situbondo

Kepala Bidang Kebencanaan dan Kesiapsiagaan BPBD Situbondo, Gatot Trikorawan saat mendampingi pejabat BMKG memasang alat gempa akselerograf di Situbondo. [sawawi/bhirawa]

Situbondo, Bhirawa
Memasuki musim penghujan Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Pusat memasang alat pengukur kerusakan gempa di Kantor Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabuputen Situbondo Senin (9/11). Alat bernama Akselerograf itu dipasang untuk mendeteksi kerusakan gempa hingga radius 1.000 kilometer. Hingga berita ini ditulis alat tersebut sudah bisa difungsikan dengan baik.

Menurut Kepala BPBD Kabupaten Situbondo Prio Andoko melalui Kepala Bidang (Kabid) Kebencanaan dan Kesiapsiagaan BPBD Situbondo, Gatot Trikorawan, beberapa tahun lalu Kabupaten Situbondo sudah pernah mendapatkan bantuan alat pendeteksi kerusakan gempa.

Namun, aku Gatot, alat tersebut hanya bisa mendeteksi dalam jarak dekat. “Ya hanya mampu mendeteksi di sekitaran titik koordinat gempa,” ujar mantan Kabid Pengembangan dan Mutasi (Bangsi) BKPSDM Kabupaten Situbondo itu.

Masih kata Gatot, alat pendeteksi yang baru di pasang tersebut memiliki jangkauan radius lebih jauh, sehingga bisa mendeteksi kerusakan gempa yang ada di luar titik lokasi gempa. “Ya kami sebelumnya memang pernah mendapatkan bantuan alat serupa pada beberapa tahun yang lalu. Alat itu bernama ekstensometer. Namun bantuan alat gempa yang sekarang lebih canggih dibanding alat sebelumnya,” ujar Gatot.

Gatot kembali menambahkan, alat Akselerograf tersebut dipasang di Kantor BPBD Kabupaten Situbondo untuk memudahkan perawatan sehingga fungsinya tetap berjalan dengan baik. Melalui peralatan tersebut, urai mantan Sekretaris Kecamatan Kendit itu, Kantor BPBD Kabupaten Situbondo tidak merasa kesulitan saat menghitung kerugian akibat terjadinya sebuah gempa. “Kam berharap di Situbondo tidak terjadi gempa. Jika umpama ada gempa kami optimis tetap bisa bekerja lebih cepat lagi,” ujar Gatot.

Salah satu warga asal Kelurahan Dawuhan Kecamatan Kota bernama Abdurahman mengaku senang jika Kabupaten Situbondo memiliki alat pendeteksi gempa. Dengan demikian, ujar Abdurahman, instansi terkait di Kota Santri akan lebih mudah dalam mendeteksi ancaman datangnya bencana. “Kami sangat bersyukur Kabupaten Situbondo mendapatkan bantuan alat pendeteksi gempa,” pungkas Abdurahman.[awi]

Tags: