Dewan Desak Pemkab Kediri Inventarisasi Aset

Inventarisasi AsetKab Kediri, Bhirawa
Beberapa kalangan anggota DPRD Kabupaten Kediri menyoroti sejumlah aset di lingkungan Pemkab Kediri yang hingga saat ini belum terdata dengan baik. Kalangan dewan ini mendesak agar Pemkab Kediri segera menginventarisir aset-aset itu.
Dari temuan  kalangan DPRD Kabupaten Kediri aset itu berupa banguan dan kantor, yang menjadi sorotan tajam anggota parlemen ini adalah aset yang ada lingkungan Dinas Pendidikan Kabupaten Kediri. Banyak aset yang sudah dialihfungsikan tapi status tanahnya masih tetap lama, seperti gedung sekolah yang tersebar di 26 kecamatan, gedung dan tanah bekas sekolah itu berubah fungsi karena diberlakukanya program merger bagi sekolah yang jumlah muridnya sedikit.
Anggota Komisi D DPRD Kabupaten Kediri Taufiq Khafifudin mengaku prihatin terkait hal ini, menginat aset di Kabupaten Kediri banyak tetapi belum termanfaatkan dengan baik. “Banyak lembaga pendidikan swasta maupun kegiatan pendidikan sosial keagamaan di masyarakat yang justru kesulitan lokasi belajar, itukan bisa dimanfaatkan,” terangnya.
Lebih lanjut menurut politisi Partai Persatuan Pembangunan (PPP)  tersebut, beberapa aset dilingkunagan Pemkab  itu banyak  dilaih fungsikan tanpa ada surat keterangan yang jelas. “Untuk itu kami mendesak agar pemkab Kediri  segera menginventarisasi aset-aset tersebut, sehingg kedepannya bisa dimanfaatkan dengan baik,” tandas Taufik Kaffiudin.
Terpisah Plt. Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Kediri Sunaryo mengakui kondisi tersebut.  Tetapi menurutnya sudah ada aset yang  sebagian perijinan yang tuntas. “Ada juga yang masih proses.  Seperti sekolah yang digunakan gedung BNN kini statusnya masih pinjam pakai,” terang Sunaryo. [van]

Tags: