Dewan Gresik Setujui PDAM Untuk Beli Genset Rp 5 Miliar

Genset PDAMGresik, Bhirawa
Komisi B akhirnya menyetujui pengajuan anggaran Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) Gresik sebesar Rp5 miliar untuk pembelian mesin genset tahun 2015. Dengan harapan, pendistribusian air bisa lancar dan tak byar pet seperti saat ini.
Menurut Ketua Komisi B DPRD Gresik, Abdullah Munir, pihaknya sangat sepakat dengan usulan-usulan yang mengarah pada kepentingan masyarakat. Namun, kalau nanti anggaran ini tak digunakan sebagaimana mestinya, pihaknya tak segan untuk mengevaluasi kinerja PDAM. Agaran sebesar Rp5 miliar itu bagi kami cukup besar.
”Saya berharap PDAM, bisa bekerja maksimal dan tak main-main. Anggaran ini masuk APBD 2015. Sehingga tak ada alasan lagi bagi PDAM untuk tak meningkatkan pelayanannya. Sebab masih ada keluhan masyarakat, bahwa air PDAM byar pet. Tentunya kami sangat kecewa, sebab saat pembahawasan di komisi yang di keluhkan PDAM adalah butuh mesin genset,” tegas Munir.
Maka, jelas Munir, kendala genset sudah dipenuhi sehingga di PDAM nantinya harus diimbangi pelayanam yang maksimal. Meski yang menjadi kendala dan alasan PDAM, kalau  listrik padam selalu menjadi alasan mampetnya air PDAM. Di tahun 2015, dewan tak mau mendengar keluhan itu dari masyarakat. Terlebih dari PDAM karena anggarannya kurang misalkan, bila itu masih terjadi berarti PADM harus di rombak.
Ditambahkan Munir, anggaran pembelian genset memang tak dimasukkan dalam KUA-PPAS yang diajukan sebelumnya, karena ini dinilai penting maka pihaknya tak menolak permintaan itu. Dan komisi B sepakat, sebab anggaran itu untuk peningkatan dan pelayanan masyarakat. Dan di tahun 2015 nanti, masyarakat pengguna PDAM Tirtawana Gresik harus menikmati kelancaran.
Terpisah Direktur Utama PDAM Gresik, Muhammad mengatakan, pembelian genset ini untuk menopang tandon air utama di wilayah Legundi. Sebab bila listrik padamnya, air juga mati. Sehingga dibutuhkan genset, karena aliran air selama ini sangat bergantung pada listrik. Dengan adanya genset, pasti kejadian air mampet tak akan ada lagi. [kim]

Tags: