Dewan Kabupaten Blitar Setujui Tukar Guling Tanah RS Annisa

Tampak Ketua DPRD Kabupaten Blitar, Suwito saat memimpin Rapat Paripurna DPRD Kabupaten Blitar dengan agenda tukar guling tanah dengan RS Annisa dan Penetapan Propemperda Tahun 2021.

Kabupaten Blitar, Bhirawa
Setelah melakukan pembahasan yang cukup lama, akhirnya Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Blitar menyetujui tukar guling tanah dengan RS Annisa dengan dilaksanakan Rapat Paripurna, Selasa (17/11) kemarin.

Rapat Paripurna ini dipimpin oleh Ketua DPRD Kabupaten Blitar Suwito, bersama Wakil Ketua DPRD Kabupaten Blitar Abdul Munib, SIP, serta dihadiri oleh Pjs Bupati Blitar Budi Santoso juga dihadiri sebanyak 35 Anggota DPRD Kabupaten Blitar.

Ketua DPRD Kabupaten Blitar, Suwito mengatakan dasar pelaksanaan Rapat Paripurna DPRD Kabupaten Blitar menindaklanjuti penjelasan Bupati Blitar pada rapat Paripurna 6 Juli 2020 lalu, Pandangan Umum Fraksi-fraksi dan Jawaban Bupati pada rapat Paripurna 7 Juli 2020 lalu.

“Sehingga Pansus telah melaksanakan tugasnya melakukan pembahasan dan mencermati materi tukar menukar tanah RS Annisa. Dari Hasil pembahasan akan ditindaklanjuti menjadi Rekomendasi DPRD Kabupaten Blitar,” kata Suwito.

Ditambahkan Sekretaris Pansus V DPRD Kabupaten Blitar, Candra Purnama, mengatakan bahwa terkait prosedur tukar menukar Barang Milik Daerah (BMD) dilaksanakan dengan tatacara yang diatur dalam Pasal 67 PP No. 27 Tahun 2014 dan Permendagri No. 19 Tahun 2016. Bahkan dikatakannya Pansus V DPRD Kabupaten Blitar memperhatikan dari aspek teknis, aspek ekonomis dan aspek yuridis.

“Dari aspek teknis, bahwa tanah milik Pemda dan tanah pengganti sama-sama merupakan tanah pertanian dengan luasan tanah pengganti lebih besar,” jelasnya.

Lanjut Candra, keberadaan tanah kas Kelurahan Kaweron Kecamatan Talun dengan luas tanah 134 meter persegi yang merupakan tanah pertanian yang sebagai obyek tukar guling sudah sesuai dengan tanah pengganti milik Hj. Sri Muntamah yang berlokasi di Kelurahan Kaweron, Kecamatan Talun dengan luas tanah 274 meter persegi yang juga berupa tanah pertanian.

Sehingga dikatakanya Pansus V memberikan rekomendasi menyetujui permohonan Bupati sesuai surat nomor 031/118/409.204.5/2020 tanggal 25 Juni 2020 sebagai penegasan atas surat no. 031/575/409.204.5/2019 tanggal 22 April 2019 tentang permohonan persetujuan tukar menukar aset tanah,” ujarnya.

“Pansus juga merekomendasikan pengembangan RS Annisaa berbanding lurus dengan program-program sosial ditengah masyarakat, sehingga dampak dari proses tukar guling tanah ini secara tidak langsung akan memberikan efek yang baik pada masyarakat,” terangnya.

Sementara perlu diketahui, Pada Rapat Paripurna tersebut selain membahas agenda Tukar Guling tanah juga ditetapkan Program Pembentukan Perda (Propemperda) Tahun 2021 sebanyak 12 Ranperda yang merupakan usulan Pemerintah Kabupaten Blitar. Dimana sebelumnya telah melalui pembahasan antara Bapemperda dan Bagian Hukum Sekretariat Daerah Kabupaten Blitar. [htn]

Tags: