DPRD Ingatkan Kasek se-Surabaya Jangan Ulangi Pungli

pns-korupDPRD Surabaya,Bhirawa
Anggota Komisi D DPRD Surabaya, Reni Astuti mengatakan, seharusnya kejadian pungli siswa mutasi ini tidak boleh terulang.
Karena tidak menutup kemungkinan, citra pendidikan di kota Surabaya yang selama ini bagus, tetapi dengan banyaknya kasus pungli yang terjadi nantinya akan merosot.
“Saya juga berharap hal ini mudah-mudahan tidak berpengaruh dengan mental anak. Dan saya mengusulkan kepada dindik harus memberikan sanksi tegas kepada sekolahan yang melakukan kasus seperti ini. Yang nantinya dapat mengganggu psikologis anak,” pintanya.
DPRD juga tetap terbuka dengan laporan pungli karena sudah membuka posko pengduan. Posko dibuka agar pendidikan di Surabaya bertambah baik.
Sementara¬† pemerhati pendidikan Ahmad Hidayat¬† mengaku bahwa sebelum kasus SMA 15 sudah banyak kasus pungli yang lain. “Sebenarnya sumbangan AC untuk sekolah itu wajar kalau tidak memaksa. Akan tetapi, kalau memaksa dengan patokan besar atau kecil tidak diperbolehkan karena melanggar Perda. Sudah disediakan biaya operasional gratis penuh dan bantuan operasional pendidikan daerah di surabaya” .katanya.
Posko yang didirikan oleh Komisi D di DPRD Surabaya ini tidak hanya melaporkan tentang kasus pungli, akan tetapi juga mengenai masalah pendidikan lainnya.
Seperti masalah gaji guru yang dibayar kecil atau masalah yang lain. Hal ini tentu lebih meningkatkan kerjasama antara masyarakat, guru dan pihak posko untuk mengurangi masalah lain yang muncul. “Walaupun saat ini masih ada 3 kasus, tapi tentu menjadi hal besar dan berat yang perlu diatasi”, tambah Ahmad. [gat]

Tags: