Di Jatim Kursi Demokrat, PKS dan Hanura Merosot

20140421190422Kusnadi-PDIPKPU Jatim, Bhirawa
Hasil rekapitulasi penghitungan hasil pemilu 2014 di tingkat KPU Jatim sudah tuntas Selasa (6/5). Dimana hasil Pileg 2014 untuk  perolehan kursi di DPRD Jatim yang  dilaporkan ke KPU RI untuk sementara kursi Demokrat, PKS dan Hanura mengalami kemerosotan.
Partai Demokrat misalnya, mantan pemenang pemilu 2009 yang mendapat 22 kursi di DPRD Jatim, kini harus puas dengan 13 kursi saja. Penurunan hingga 9 kursi ini menjadi evaluasi besar kepemimpinan Ketua DPD PD Jatim Soekarwo.
Melorotnya kursi juga dialami PKS dari 7 kursi di pemilu 2009 menjadi 6 kursi saja di pemilu 2014 alias turun satu kursi. Partai Hanura juga mengalami hal yang sama, di pemilu 2009 memperoleh 4 kursi, sekarang partai besutan Wiranto ini hanya dapat 2 kursi saja. Bahkan, ketua DPD Partai Hanura Jatim Kuswanto gagal lolos ke Indrapura (sebutan kantor DPRD Jatim).
Sedangkan Partai Golkar, pada pemilu kali ini perolehan kursinya sama dengan tahun 2009 yakni 11 kursi. Sejumlah incumbent partai Golkar banyak yang berguguran, tercatat hanya 4 anggota saja yang kembali duduk di DPRD Jatim. Yakni Sahat Simanjuntak, Kodrat Sunyoto, Fredy Purnomo dan Hasan Irsyad. Selain Golkar, yang perolehan kursinya tetap seperti pemilu 2009 adalah PAN yakni sama-sama 7 kursi.
Kenaikan kursi didapat PKB, dari 13 kursi di pemilu 2009 kini naik menjadi 20 kursi. PKB dipastikan mendapatkan  jatah Ketua DPRD Jatim karena memiliki perolehan kursi terbanyak. Sesuai aturan, PKB akan menyerahkan jabatan tersebut kepada Ketua DPW PKB Jatim H Halim Iskandar sebagai Ketua DPRD Jatim periode 2014-2019.
“PKB sudah clear, Pak Halim akan kita ajukan sebagai Ketua DPRD Jatim periode mendatang,” kata Thoriqul Haq, Sekretaris DPW PKB Jatim.
Sedangkan, PDI perjuangan yang menjadi runner up pemenang pemilu di Jatim, juga mengalami kenaikan kursi. Dari 17 kursi menjadi 19 kursi di pemilu 2014 ini. Kenaikan hanya 2 kursi ini jauh dari harapan PDIP yang menang secara nasional.
“Sebelum pemilu, prediksi kita bisa meraih minimal 23 kursi,” kata Kusnadi Sekretaris DPD PDI Perjuangan Jatim.
Partai lain yang mengalami peningkatan adalah PPP dan Gerindra. Di Jatim, PPP berhasil menambah kursi dari 4 kursi menjadi 5 kursi. Kursi tersebut diperoleh dari dapil 11 Madura atas nama Musyafak Noer  (Ketua DPW PPP Jatim), M Rofik dari dapil Jatim 4, KH fauzan di dapil 3, Achmad Silahudin di dapil 8 dan Habib Mahdi di Dapil 2.
Sedangkan Partai Gerindra naik dari 8 kursi menjadi 13 kursi di pemilu 2014 ini. Menariknya, Gerindra ini mendapat dua kursi di Dapil Madura salah satunya atas nama Syafiudin Asmoro yang menjadi peraih suara terbanyak di pemilu 2014 ini.
Yang menarik, sebagai partai baru Partai Nasional Demokrasi (Nasdem) untuk Pileg 2014 ini mendapatkan empat kursi di DPRD Jatim. Namun demikian Nasdem tidak dapat membentuk satu fraksi, karena sesuai aturan minimal mendapatkan enam kursi.
”Bisa dipastikan Nasdem akan koalisi dengan PPP atau Hanura. Tapi yang pas dengan Hanura karena sama-sama nasionalis,”tegas sumber di DPRD Jatim yang menolak namanya dikorankan. Cty
Perolehan Kursi DPRD Jatim
(Hasil Rekapitulasi KPU Jatim)
Partai       Kursi
PKB               20
PDIP              19
Gerindra       13
Demokrat     13
Golkar           11
PAN                7
PKS                 6
PPP                 5
Nasdem          4
Hanura           2
Total          100

Keterangan Foto : Sekretaris DPD PDI Perjuangan Jatim, Kusnadi.

Tags: