Dinas P dan K Mojokerto Khawatir Siswa Terpengaruh Bocoran UN

Kota Mojokerto, Bhirawa
Dinas P dan K Kota Mojokerto mengaku cemas menjelang pelaksanaan Ujian Nasional (UN)  jenjang SMP/MTs yang digelar serentak Senin (5/5/) hari ini. Hal ini menyusul merebaknya isu beredarnya kunci jawaban. Pihak dinas khawatir jika siswa terpengaruh isu bocoran soal UN.
Sekretaris Dinas Pendidikan Kota Mojokerto, Sunardi menyampaikan, penyebaran kunci jawaban itu hanya membuat konsentrasi siswa pecah. ”Siswa Jangan  percaya dengan kunci jawaban apa pun. Itu tak bisa dipertanggungjawabkan. Kami akan berusaha lebih ketat mengawasi UN untuk SMP ini,” kata Sunardi dihubungi Bhirawa, Minggu (4/5) kemarin.
Sunardi mengaku kaget dan cemas dengan fenomena terbongkarnya jaringan pembocor kunci jawaban di Surabaya. Di Mojokerto, penyebaran kunci jawaban diakui ada potensi. Namun, pihaknya akan memperketat pengawasan baik sebelum pelaksanaan UN hingga pelaksanaan UN di dalam ruangan ujian.
Sementara itu, Kepala Bidang SMP/SMA Dinas Pendidikan Kota Mojokerto Djasmani memastikan persiapan UN di kotanya sementara belum ditemukan kendala berarti. ”Soal sudah di Polresta, sudah disortir dan tak ada kekurangan soal. Seluruh siswa kami minta jangan percaya dengan kunci jawaban apa pun,” kata Djasmani.
Selain dengan model dan paket 20 soal berbeda dalam setiap ruang ujian, kunci jawaban itu sangat tak masuk akal. Apa pun kondisinya, pihak Dindik tak akan memberi toleransi apa pun jika ada siswa kedapatan dan terbukti mendapat kunci jawaban. ”Tapi kami yakin, tak ada kebocoran soal atau kunci jawaban ini,” kata Djasmani.
Pengawasan akan berjalan ketat. Setiap ruang akan diawasi dua pengawas. Sementara setiap lokasi atau satu sekolah akan dijaga satu polisi. Selain itu, juga ada pengawas independen. Bedanya, pengawas independen SMA berasal dari perguruan tinggi, sedangkan pengawas independen SMP berasal dari Lembaga Penjamin Mutu Pendidikan (LPMP) provinsi Jatim.
Unas SMP di Kota Mojokerto besok diikuti 2.720 peserta. Mereka berasal dari SMP negeri dan swasta serta MTs negeri san swasta. Total SMP negeri di Kota Mojokerto sebanyak 9 lembaga dan ditambah SMP terbuka yang menggunakan fasilitas pembelajaran di SMPN 3. Jumlah peserta dari SMP Terbuka ini ada 16 siswa. Mereka ikut Unas bersama siswa reguler. [kar]

Tags: