Dindik Jatim Apresiasi SMKN 1 Buduran Sidoarjo Terkait Program Bakti SMK 2020

Kasi Kurikulum SMK didampingi Kasek SMKN 1 Buduran memantau praktek pelatihan house keeping. (achmad suprayogi/bhirawa)

Sidoarjo, Bhirawa
Dinas Pendidikan (Dindik) Provinsi Jawa Timur telah memberikan apresiasi kepada SMK Negeri 1 Buduran Sidoarjo yang telah merespon cepat program Dindik Jatim. Yakni Pendidikan Peduli Masyarakat melalui Program Bakti SMK 2020, kali ini dalam pelaksanaan di Bidang Keahlian Pariwisata, yakni Pelatihan House Keeping.

Apresiasi tersebut disampaikan langsung oleh Kepala Dinas Pendidikan Provinsi Jawa Timur melalui Kasi Kurikulum SMK Dindik Jatim Mudianto SPd MPd saat meninjau pelatihan House Keeping di Auditorium SMK Negeri 1 Buduran, pada Sabtu (14/11) siang.

Menurut Mudianto, apresiasi ini diberikan karena SMKN 1 Buduran ini telah merespon dengan cepat program yang diinisiasi oleh Dindik Jatim. Yaitu Pendidikan pendula masyarakat, yang mana lembaga sekolah ini sering mendapatkan bantuan dari pemerintah, berbagaimacam sarana dan prasarana.

“Oleh karena itu, bantuan pemerintah tersebut juga hari bisa dinikmati masyarakat. Diantaranya pelatihan house keeping yang dilakukan sekarang ini kepada msyarakat sekitaranya,” terang Mudianto.

Tentunya juga harus dilakukan dengan ketentuan-ketentuan yang belaku. Harus ada kesepakatan, harus ada komunikasi yang intens. Termasuk juga harus melalui dengan berbagaimacam program.

“Makanya SMK harus jadi kebermanfaatan bagi masyarakat, bukan hanya sebagai menara gading yang selalu dicari masyarakat, tetapi kurang ada kebermanfaatan bagi masyarakat,” ujar Mudianto yang didampingi Kepala SMK Negeri 1 Buduran Sidoarjo Dra Agustina MPd.

Sementara itu Kasek SMKN 1 Buduran Agustina juga menuturkan kalau sekolah sudah menerapkan program COE (Center Of Excellent) Sektor Hospitality, yaitu sekolah yang sudah menerapkan program Pengembangan Pusat Keunggulan. Makanya melalui COE tersebut,

Keberhasilannya harus berimbas kepada masyarakat, ataupu sekolah-sekolah lain di sekitar kita. Dengan harapan, gayung bersambut bisa meningkatkan atau membangkitkan sektor pariwisata serta perpustakaannya.

Lanjutnya, dalam pelatihan House Keeping ini kami telah melaksanakan selama tiga hari, tepatnya tanggal 12-14 Nopember 2020 dengan pemateri yang perkompeten di bidangnya, yakni dari lembaga pengelola perhotelan, Waringin Grup. Sementara untuk pesertanya adalah dari komunitas Kampung Literasi warga Desa Tebel Gedangan Sidoarjo.

“Dari program ini diharapkan mereka bisa menularkan ilmunya kepada sudara-saudaranya dan warga tetangga sekitarnya. Dengan begitu, program Bakti SMK akan bisa terwujud dengan baik,” harap Agustina.

Menurutnya, program ini tidak sampai di sini saja, bisa dilanjut dengan program-program yang lain, mungkin tentang kuliner atau produk kue-kue yang dilakukan oleh mereka para peserta. Sementara untuk marketingnya nanti bisa dilakukan oleh tim dari sekolah, karena di SMKN 1 Buduran ini sudah mempunyai jaringan binaan marketing  yang didikuti sebanyak 1.640 siswa.

“Mereka siap menjual produk-produk dari masyarakat, atau juga produk dari mereka sendiri. Sesuai dengan kondisi sekarang yang masih pandemi Covid 19, implementasi marketingnya dilakukan secara digitalisasi atau online. Harapan kami, semoga kolaborasi ini bisa berjalan dengan baik,” harap Agustina. (ach)

Tags: