Dindik Latih 1.800 Guru SMK di Bawah Standar

Dindik Jatim, Bhirawa
Masih tingginya jumlah siswa dengan nilai UN di bawah 5,5 pada UN tahun lalu membuat Dinas Pendidikan (Dindik) Jatim bekerja keras menguranginya. Salah satunya dengan melatih guru SMK yang nilai UN murni di sekolahnya tahun lalu masih di bawah 5,5.
Kabid Pendidikan Menengah Kejuruan (Dikmenjur) Hudiyono, , Kamis (27/2), mengatakan,  saat ini Dindik Jatim sudah  beberapa kali menyelenggarakan pelatihan bagi guru-guru SMK dengan nilai UN di di bawah 5,5.
“Sampai bulan ini kita telah menyelenggarakan pelatihan sampai tiga angkatan. Rencananya akan terus dilakukan sampai 1800 guru yang mengikuti,” terangnya.
Lebih lanjut Hudiyono menjelaskan perlunya pelatihan bagi guru SMK dengan nilai UN di bawah 5,5 ini disebabkan  jumlah peserta UN tahun lalu yang mendapat nilai kurang dari 5,5 masih cukup tinggi.
“Terutama siswa SMK, ternyata masih banyak nilai UN di bawah 5,5 pada tahun lalu. Hal ini lantas  membutuhkan perhatian khusus dari pemerintah agar hasil UN tahun ini mengalami perbaikan,lanjut Hudiyono.
Beradasrkan data Dindik Jatim, dari tiga mata pelajaran yang diujikan tahun lalu, peserta yang mendapat nilai kurang dari 5,5 untuk mata ujian Bahasa Indonesia sebanyak 37.000 siswa. Sedangkan untuk mata ujian Matematika sebanyak 110.000 siswa dan Bahasa Inggris sebanyak 33.700 siswa. Total peserta UN sekolah SMK tahun 2013 mencapai 177.724 siswa.
“Itu diukur dari nilai UN murni. Bukan nilai akhir UN yang terdiri dari 60 persen nilai UN ditambah 40 persen nilai sekolah,” tutur Hudiyono.
Berbeda dengan nilai UN murni, untuk nilai uji kompetensi siswa, tidak ada satu pun siswa yang nilainya di bawah rata-rata. Jadi dari sisi kompetensi, siswa SMK dapat dikatakan sudah sangat baik.
“Tinggal memperbaiki nilai UN saja. Kompetensinya sudah sempurna,” ungkap dia.
Hadiyono mengatakan, guru dilatih agar mereka lebih memahami kisi-kisi UN sesuai standar yang ditentukan nasional. Dengan demikian, pasca pelatihan ini guru sudah bisa membuat indikator soal-soal UN sekaligus membuat butir soal yang dapat digunakan untuk try out.
Mantan Kasi Kurikulum Pendidikan Menengah Pertama dan Menengah Atas ini menambahkan, jumlah peserta UN sekolah SMK , naik dari tahun 2013 ke tahun 2014 . Tahun lalu, jumlahnya mencapai 177.724 siswa. Sedangkan tahun ini meningkat sebanyak 187.311 siswa.
“Peningkatannya lebih dari sepuluh ribu. Artinya peminat SMK juga sudah meningkat signifikan,” ungkapnya. [tam]

Table
Nilai kurang dari 5,5  pada UN sekolah SMK tahun 2013
Bahasa Indonesia     37.000 siswa
Matematika               110.000 siswa
Bahasa Inggris     33.700 siswa
Total peserta UN sekolah SMK tahun 2013     177.724 siswa

Tags: