Dinkes Kabupaten Malang Berikan Vaksinasi Covid-19 Perdana Pejabat VVIP

Vaksin Covid-19 untuk Kabupaten Malang telah berada ditempat khusus, di Dinkes Kabupaten Malang, Jalan Panji, Kec Kepanjen, Kabupaten setempat. [cahyono/Bhirawa]

Kab Malang, Bhirawa
Dinas Kesehatan (Kadinkes) Kabupaten Malang akan memberikan suntikan vaksin Corona Virus Disease (Covid-19) perdana pada jajaran Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), tenaga kesehatan, tokoh masyarakat, dan para wartawan yang bertugas peliputannya di wilayah Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Malang.   

”Tahap awal kami  baru saja menerima vaksin Covid-19 dari Pemerintah Pusat sebanyak 7.000 dosis, karena kami sesuaikan kapasitas cold storage yang ada, dan baru menerima pada Senin (25/1) malam. Dan saat ini vaksin tersebut kita tempatkan dalam ruangan yang sudah kami siapkan sebelumnya,” kata kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Malang drg Arbani Mukti Wibowo, Selasa (26/1), saat berada di Pendapa Agung Kabupaten Malang.  

Dijelaskan, dalam penyuntikan vaksin Covid-19 di perdana, akan kita berikan Very Very Important Person (VVIP) terlebih dahulu, agar untuk memberikan kepercayaan kepada masyarakat Kabupaten Malang. Sedangkan VVIP tersebut, seperti Bupati Malang bersama Forokompinda, pejabat Pemkab Malang, tokoh masyarakat, dan rekan-rekan wartawan. Dan rekan-rekan wartawan ini juga termasuk garda terdepan dalam melakukan peliputan Covid-19. Sehingga perlu didahulukan dalam penyuntikan vaksin Covid-19.  

“Para penerima vaksin yang masuk VVIP tersebut, akan kita lakukan pada akhir Minggu ini atau. Tepatnya pada Sabtu (30/1) mendatang. Sedangkan pelaksanaanya akan kita laksanakan di Pendapa Agung Kabupaten Malang Kepanjen,” terang Arbani.

Dia mengatakan, untuk saat ini pihaknya akan berkoordinasi dengan Bupati Malang HM Sanusi untuk memastikan daftar nama yang akan dilibatkan pada pencanangan vaksin Covid-19. Selain itu, dirinya juga akan berkoordiansi dengan organisasi profesi wartawan salah satunya Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Malang Raya. Sedangkan untuk memastikan siapa-siapa yang pertama untuk mendapatkan vaksin Covid-19, tentunya menunggu koordinasi. Sebab, sebelum disuntik vaksin Sinovac yang tiba di Kabupaten Malang pada Senin (25/1) malam kemarin, daftar nama yang akan diajukan masih dilakukan verifikasi lanjutan.

”Karena Forkopimda Kabupaten Malang dan pejabat dilingkungan Pemkab Malang ) masih harus di verifikasi lagi. Tujuannya adalah untuk memastikan apakah yang bersangkutan tidak perlu di vaksinasi, atau bahkan tidak boleh di vaksinasi,” terang dia.

Arbani masih menerangkan, daftar yang semula diajukan mulai dari Bupati Malang, Pelaksana tugas (Plt) Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Malang, Kapolres Malang, Dandim 0818 Kabupaten Malang/Kota Batu, dan jajaran Forkopimda lainnya, serta para wartawan masih akan dilakukan skrining. Karena jika

yang bersangkutan punya penyakit berat maupun komorbid, atau usai diatas 59 tahun maka tidak menjadi sasaran vaksinasi.

“Dalam tahap verifikasi akan dilakukan secara ketat. Sebab, Pemerintah Pusat melalui badan yang telah ditunjuk bakal terlibat langsung pada tahapan skrining dan verifikasi vaksinasi Covid-19. Dan juga kami usulkan harus verifikasi ulang, hal itu melalui aplikasi yang juga akan di kontrol oleh pusat,” tandasnya. [cyn]

Tags: