Dinkes Ponorogo Anggarkan Dana Bangun Puskesmas Baru

PAD dari Puskesmas Tinggi, dianggarkan dana bangun puskesmas baru.

Ponorogo, Bhirawa
Pendapatan Asli Daerah (PAD) Kabupaten Ponorogo dari sektor Puskesmas diproyeksikan dapat melebihi angka yang ditargetkan. Pendapatan Puskesmas di Ponorogo mayoritas berasal dari Kapitasi BPJS. “PAD dari sektor Puskesmas memang bagus.
Targetnya tahun ini adalah Rp 38 Miliar, sampai saat ini kita sudah mencapai sekitar 80%. Mayoritas pendapatan Puskesmas yaitu dari Kapitasi BPJS. Di daerah yang peserta BPJS-nya banyak, pendapatan Puskesmas di daerah itu pun banyak pula,” terang Rahayu Kusdarini, Kepala Dinkes Ponorogo.
Performa bagus Puskesmas ini disikapi dengan dianggarkannya dana RAPBD 2020 untuk pembangunan Puskesmas baru dan perluasan Puskesmas lama. Dengan meningkatkan fasilitas, tentu diharapkan dapat meningkatkan kinerja Puskesmas di Ponorogo.
“Tahun 2020, kita akan bangun satu Puskesmas baru di daerah Selur, Ngrayun. Puskesma tersebut kami rancang memiliki fasilitas rawat inap. Untuk anggaran Alkes (Alat Kesehatan), kemungkinan akan kita ajukan pada tahun 2021. Jadi target kita, tahun Puskesmas Selur sudah dapat beroperasi pada tahun 2021. Selain itu, kita akan melakukan perluasan Puskesmas yang ada di Pulung,” ujar Rahayu di Gedung Graha Krida Praja Ponorogo, Selasa (22/10).
“Dana yang dianggarkan untuk dua program itu sekitar 6 Milyar Rupiah. Untuk pembangunan Puskesmas baru anggarannya sekitar Rp4,8 Miliar, sedangkan perluasan anggarannya Rp 1 – 1,5 Miliar,” tukasnya.[yan]

Tags: