Diperpanjang Sehari, Pendaftar CPNS Tembus 55 Ribu

Kepala BKD Jatim Anom Surahno saat meninjau ruang tim verifikator pendaftaran CPNS, Senin (25/11).

Pemprov Jatim Masuk Lima Besar Paling Diminati
Pemprov, Bhirawa
Kesempatan untuk mendaftar CPNS di lingkungan pemprov Jatim masih terbuka bagi para peminat yang ingi melamar. Ini setelah pendaftaran CPNS Pemprov Jatim yang rencananya ditutup kemarin, diperpanjang sehari hingga hari ini, Selasa (26/11) pukul 23.11 WIB.
Kepala Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Jatim Anom Surahno menuturkan, perpanjangan ini terjadi secara otomatis karena sistem mencatat bahwa pendaftaran dibuka selama 15 hari. Pada formasi Pemprov Jatim, pendaftaran baru dibuka pada 12 November dan sistem otomatis akan tertutup pada 26 November. “Ini adalah sistem yang sudah didesain oleh BKN (Badan Kepegawaian Nasional). Jadi setelah 15 hari pendaftaran baru akan ditutup secara otomatis,” tutur Anom kemarin.
Hingga kemarin, peminat CPNS di lingkungan Pemprov Jatim telah mencapai 55.192 pendaftar yang mengisi formulir. Dari jumlah tersebut, 46.120 pelamar telah submit mengunggah berkas. Oleh BKD Jatim, para pendaftar yang masuk telah diverifikasi sebanyak 12.890 pelamar dan telah dinyatakan tidak memenuhi syarat 1.625 pelamar. “Kami optimis sampai pendaftaran ditutup pelamarnya akan tembus hingga 60 ribu pendaftar,” tutur Anom.
Jumlah pelamar ini adalah yang paling tinggi dibandingkan peminat CPNS di seluruh Pemprov se Indonesia. Meski secara nasional, peminat CPNS di Pemprov Jatim masih berada di urutan kelima setelah Kementerian Hukum dan HAM, Kejaksaan Agung, Kementerian Pertanian dan Kementerian Agama.
“Karena kita tidak membuka formasi untuk lulusan. Ini sangat berpengaruh terhadap tingkat pendaftar CPNS yang masuk,” tutur Anom. Selain itu, lanjut Anom, tahun ini Pemprov juga meningkatkan great untuk Indeks Prestasi Kumulatif (IPK) minimal 3,00. Alasan ini yang juga menjadi jawaban mengapa jumlah pendaftar Pemprov Jatim menurun dari tahun lalu yang mencapai 63 ribu pelamar. “Tahun lalu batas minimal IPK-nya 2,7 sekarang 3,00. Rentan antara 2,7 sampai 3,00 itu jumlah lulusannya sangat banyak,” tambah Anom.
Terkait kesempatan yang tinggal sehari tersebut, Anom kembali mengimbau kepada calon pelamar agar tetap waspada dan cermat. Tidak ada satu pun orang yang dapat menjamin untuk dapat diterima CPNS. Sebab, dalam pendaftaran CPNS daring tersebut dilakukan harus secara mandiri. ” Karena di situ ada sesi swafoto yang dilakukan pendaftar,” ungkap Anom. Di sisi lain, Anom juga mengimbau agar para pendaftar yang telah mengisi formulir segera melakukan submit sebelum waktunya berakhir.
Disinggung tentang status pelamar yang TMS. Anom mengakui, cukup banyak pendaftar yang dinyatakan tidak memenuhi syarat. Hal itu pada umumnya terjadi karena akreditasi prodi atau perguruan tinggi. “Masih ada kesempatan yang TMS ini untuk lolos kembali. Karena mereka diberi masa sanggah selama tiga hari jika memang ada dokumen yang belum disampaikan,” pungkas Anom. [tam]

Tags: