Diresmikan, Masjid Polres Tulungagung Lebih Leluasa Terapkan Prokes

Bupati Maryoto Birowo bersama Kapolres Eva Guna Pandia dan anggota Forkopimda Tulungagung melihat ruang dalam Masjid Al Hafidz yang baru diresmikan, Senin (16/11).

Tulungagung, Bhirawa
Kapolres Tulungagung, AKBP Eva Guna Pandia, bersama Bupati Tulungagung, Maryoto Birowo, dan Forkopimda Kabupaten Tulunggung meresmikan Masjid Al Hafidz yang berlokasi di Mapolres Tulungagung, Senin (16/11). Masjid tersebut menggantikan musola yang selama ini digunakan untuk beribadah dan ukurannya relatif kecil.

“Masjid Al Hafidz ini mempunyai luas 468 m2 dan bisa membuat jamaah lebih leluasa lagi dalam menerapkan protokol kesehatan (prokes) dengan menjaga jarak,” ujar AKBP Eva Guna Pandia saat acara peresmian Masjid Al Hafidz.

Bangunan masjid yang berada di dalam kompleks Mapolres Tulungagung tersebut, menurut dia, dapat menampung sedikitnya 200 jamaah. Jauh lebih besar dari kapasitas musola Polres Tulungagung yang hanya bisa menampung puluhan jamaah. Apalagi di masa pandemi Covid-19 yang harus menjaga jarak.

Kapolres Eva Guna Pandia menyebut Masjid Al Hafidz dibangun dengan biaya sekitar Rp 1,4 miliar. “Pembangunannya atas bantuan berbagai pihak, termasuk dari Bupati Maryoto Birowo dan pengusaha di Kota Marmer,” bebernya.

Soal penamaan Al Hafidz, Kapolres Eva Guna Pandia mengatakan sesuai dengan jiwa polisi yang melindungi masyarakat. Al Hafidz artinya pemelihara atau pelindung.

“Sekaligus nanti untuk mengenang masa-masa Covid-19. Dan mudah-mudahan keberadaan masjid ini dapat sangat bermanfaat, utamanya dalam meningkatkan keimanan anggota dan masyarakat,” paparnya.

Sementara itu, Bupati Maryoto Birowo, menyatakan rasa terimakasihnya pada Kapolres Eva Guna Pandia yang telah membangun masjid yang peruntukannya tidak hanya untuk anggota Polres Tulungagung. “Ini suatu yang luar biasa. Masjid dapat digunakan juga oleh masyarakat sekitar untuk Jumatan dan salat lima waktu. Jadi tidak hanya untuk Pak Polisi,” paparnya.

Bupati Maryoto Birowo juga sempat mengaku merasa heran dengan begitu cepatnya pembangunan Masjid Al Hafidz. “Hanya tiga kali rapat di polres, tiba-tba sudah diajak untuk peresmian,” tandasnya. (wed)

Tags: