Disangka Mencuri Cabai, Warga Karangploso Jadi Korban Penembakan

Satreskrim Polsek Karangploso saat mengevakuasi Faisol warga Desa Tawangargo, Kec Karangploso, Kab Malang, di ladang cabai desa setempat, yang telah menjadi korban penembakan  

Kab Malang, Bhirawa
Warga Desa Tawangargo, Kecamatan Karangploso, Kabupaten Malang, bernama Faisol (37), tewas diladang cabai diduga menjadi korban penembakan. Sedangkan tewasnya warga desa tersebut, karena telah diduga mencuri cabai diladang milik warga Desa Tawangargo, yang tak lain milik memantu Tubi (74), yang kini ditetapkan sebagai tersangka.     
Sehingga dengan tewasnya Faisol itu, maka hal ini berhasil diungkap oleh Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim) Polsek Karangploso, di jajaran Polres Malang, Sedangkan mayatnya telah ditemukan dalam kondisi terlengkup di sebuah parit dengan luka tembak di leher.
Sedangkan kejadian itu, ungkap Kepala Sub Bagian (Kasubbag) Humas Polres Malang Ipda Nining Husumawati, Kamis (20/2), kepada sejumlah wartawan, telah diungkap Anggota Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim) Polsek Karangploso. Sehingga pelaku penembakan itu, sebagai pelapor dan juga pelaku, yaitu bernama Tubi warga Desa Tawangargo. Oleh karena itu, Polisi dengan mudah melakukan pengungkapan dalam kasus tersebut.
Kronologisnya, jelas dia, Tubi saat itu akan berburu kelelawar di ladang jambu Desa Tawangargo, dengan membawa senapan angin. Namun, saat berada di ladang jambu itu, dia melihat sekelebatan seorang yang berada di ladang cabai milik menantunya. “Karena melihat bayangan orang merunduk-runduk, maka Tubi mengira jika Faisol mau mencuri cabai milik memantunya itu, sehingga meletuskan tembakan dengan menggunakan senapan angin,” terang dia.
Dan alasan pelaku menembak bayangan itu, lanjut Nining, cabai milik manantunya itu sering dicuri orang. Sehingga dengan mengetahui bayangan itu, maka dia langsung menembak bayangan itu. Setelah pelaku menembak, dia langsung pulang kerumah, dan memberitahu kepada menantunya yang bernama Nadak, dan pada esok harinya Tubi dan memantunya mengecek ke ladang cabai. Namun, setelah berada di ladang cabai, maka ditemukan sesosok mayat yang dalam posisi terlungkup di parit.
Lalu, kata dia, Tubi dan menantunya melaporkan kejadian itu ke pihak pemerintah desa, dan langsung diteruskan ke Polsek Karangploso. Sehingga dari laporan itu, maka petugas Polsek datang ke Tempat Kejadian Perkara (TKP) dan melakukan olah TKP. “Selanjutnya, mayat Faisol langsung dibawa ke Rumah Sakit Saiful Anwar (RSSA) Kota Malang guna dilakukan otopsi. “Korban diduga meninggal dunia akibat luka dileher sebelah kiri dan peluru gotri masuk ke dalam paru paru korban sehingga korban meninggal di tempat,” jelasnya.
Akibat perbuatan yang dilakukan Tubi itu, Nining manambahkan, maka Tubi kini harus mendekam di rumah tahanan (rutan) Mapolsek Karangploso, dan kini sudah dijadikan tersangka. Selain itu, penyidik Polsek Karangploso juga menyita barang bukti berupa satu buah senapan angin, satu bungkus gotri berisi 52 butir, dua buah tas cangklong, dua sarung bantal, satu stel pakaian korban.
Tersangka ditahan, hal ini untuk menjalani proses hukum, karena sudah jelas dia sebagai pelaku penembakan itu, dan itu sudah diakui tersangka. Dan saat ini, penyidik masih melakukan pemeriksaan terhadap tersangka,” pungkas Kasubbag Humas Polres Malang. [cyn]

Tags: