Disdag Bojonegoro Cetak Kartu Pedagang Produktif Lebihi Target

Kepala Dinas Perdagangan (Disdag) Kabupaten Bojonegoro, Sukaemi.

Bojonegoro, Bhirawa
Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bojonegoro melalui Dinas Perdagangan (Disdag), mencetak Kartu Pedagang Produktif (KPP) pada tahun 2020 ini telah terpenuhi. Dari target sebesar 31 ribu KPP, mampu menyelesaikan hingga 33.300 KPP dan sudah dipegang oleh pedagang.

Kepala Dinas Perdagangan (Disdag) Kabupaten Bojonegoro, Sukaemi mengatakan, sampai saat ini, kita sudah mencetak 33.300 kartu pedagang produktif, sejak diluncurkan pada pertengahan Januari 2019. “Telah mencetak 33.300 kartu pedagang produktif (KPP) dari target 31 ribu keping kartu,” kata Sukaemi, kemarin (19/10).

Dia mengatakan, bahwa KPP sendiri merupakan salah satu cara Pemkab Bojonegoro untuk memfasilitasi para pedagang, baik di perkotaan maupun di kecamatan untuk memperoleh pinjaman bank dengan bunga rendah untuk modal usaha mereka. Dalam hal ini Dinas Perdagangan menggandeng Bank Perkreditan Rakyat (BPR) dengan bunga 0,5 persen. Sasaran KPP tersebut yakni perorangan atau badan usaha perorangan. “Kalau dalam setahun bunganya hanya 6 persen saja tanpa jaminan dan ultra mikro jasa 0.25 persen sebulan dan 3 persen dalam setahun,” ujarnya.

Terkait manfaat KPP, Menurut Sukaemi menjelaskan pemilik kartu bakal mendapatkan fasilitas akses permodalan maksimal Rp 25 juta dari Bank Daerah Bojonegoro, kemudahan akses kemitraan, dan kemudahan pelayanan perijinan usaha. “Tak hanya itu, para pedagang juga mendapat pelatihan kewirausahaan, kemudahan akses kemitraan, pelayanan perijinan usaha, mendapatkan sertifikasi produk dan fasilitas hak paten,” imbuhnya.[bas]

Tags: