Disdik Prioritaskan Distribusi Naskah Soal UN ke Kepulauan

Sumenep, Bhirawa
Dinas Pendidikan (Disdik) Sumenep akan memprioritaskan pendistribusian naskah soal Ujian Nasional (UN) 2014 ke wilayah kepulauan, pasalnya selain memiliki geografis yang berbeda, juga sering terjadi cuaca buruk sehingga alat transportasi laut tidak bisa berangkat. Sesuai jadwal, Disdik akan mengirimkan naskah soal untuk SMA atau MA sederajat itu pada tanggal 3 April 2014.
Kepala Bidang Pendidikan Menengah Disdik, Nurul Hamzah mengatakan, pihaknya sengaja memberi perhatian khusus terhadap lembaga pendidikan diwilayah kepulauan terkait distribusi naskah Unas 2014. Disdik menjadwalkan pengiriman naskah soal lebih awal ke kepulauan bukan tanpa alasan, melainkan kondisi geografis yang jauh dari daratan dan harus menggunakan alat transportasi laut.
“Sesuai jadwal yang telah kami tentukan, pengambilan naskah soal UN ke Surabaya direncanakan tanggal 1 April 2014 (hari ini, red) dan selanjutnya diamankan di Polres Sumenep sebelum dikirim ke Kecamatan-Kecamatan. Untuk wilayah kepulauan kami distribusikan lebih awal yakni tanggal 3 April,” kata Kabid Dikmen, Nurul Hamzah, Senin (31/03).
Menurutnya, idealnya pendistribusian naskah soal dari Mapolres ke Kecamatan-Kecamatan itu dilakukan pada H-1 dari pelaksanaan Unas, namun karena faktor geografis, pihaknya mendistribusikannya untuk Kepulauan lebih awal yang dijadwal mulai 3 April dengan menyesuaikan jadwal kapal. “Idealnya pendistribusian naskah soal ke sejumlah kecamatan itu memang H-1 Unas, tapi untuk wilayah kepulauan kami dahulukan dan disesuaikan dengan jadwal kapal yang berangkat kekepulauan,” ujarnya.
Dia memaparkan, diistribusi naskah soal baik dari Surabaya ke Mapolres Sumenep bahkan hingga sekolah penyelenggara mendapat pengawalan ketat dari pihak Kepolisian, Tim Perguruan Tinggi, dan Disdik sendiri. Bahkan selama naskah soal itu berada di Mapolres dan Polsek dipastikan dalam keadaan steril dari potensi kebocoran. “Kami pastikan tidak ada yang bocor karena saat naskah berada di Mapolres dan mapolsek terus mendapatkan pengawasan. Selain itu, tempat penyimpanan dalam keadaan digembok rangkap tiga,” terangnya.
Ia memastikan, pelaksanaan Unas tersebut tidak akan terganggu dengan tahapan Pileg meski pelaksanaanya juga melibatkan kepolisian dalam pendistibusian dan pengawasan. Karena semua kegiatan baik pileg maupun Unas sama-sama memiliki panitian dan pengawasa khusus dari berbagai pihak termasuk personel kepolisian. “Kami optimis UN ini tidak akan terganggu pileg. Semua peserta sudah siap dan naskah pun sudah siap,” ungkapnya.
Pihaknya menargetkan sebanyak 10.230 peserta Unas untuk tingkat SMA sederajat bisa lulus 100 persen dengan nilai maksimal. “Kami berharap, tingkat kelulusan peserta Unas tahun ini lebih baik dari sebelumnya dengan nilai yang maksimal,” harapnya.
Sementara, pelaksanaan Unas untuk SMA/MA sederajat dijadwalkan pada tanggal 14-16 April 2014. [sul]

Tags: