Disdikbud Kota Probolinggo Sukses Gelar MBS-SRA Award

Kepala SMP Negeri 5 Kota Probolinggo Subaidah dengan piagam sebagai juara 1 MBS Award 2020. [wiwit agus pribadi]

SMPN 5 Pertahankan Juara 1 Penganugerahan MBS Award 2020
Probolinggo, Bhirawa
Penghargaan Penganugerahan Manajemen Berbasis Sekolah (MBS) dan Sekolah Ramah Anak (SRA) menjadi puncak evaluasi manajemen sekolah Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kota Probolinggo. Penganugerahan MBS Berorientasi Pelayanan Publik Berfokus pada Mutu di Masa Pandemi Covid-19, menjadi tema dalam Penganugerahan MBS 2020.
Sejumlah pejabat di lingkungan Pemkot Probolinggo hadir dalam acara ini, termasuk DPRD Kota Probolinggo. Diantaranya Wali Kota Probolinggo Habib Hadi Zainal Abidin beserta wakilnya Mochamad Soufis Subri, Sekda Kota Probolinggo, Ninik Ira Wibawati dan Kepala Disdikbud Kota Probolinggo, Moch Maskur. Ketua DPRD Kota Probolinggo, Abdul Mujib dan Ketua Komisi 1 DPRD Kota Probolinggo, Moch Jalal.
Menurut Maskur, Penganugerahan MBS merupakan salah satu upaya Pemkot Probolinggo mewujudkan peningkatan mutu, akses, dan layanan pendidikan. Sebagai upaya penguatan manajemen sekolah yang akuntabel, transparan, berorientasi pelayanan publik dan berfokus pada mutu di masa pandemi Covid 19.
“Kegiatan ini juga merupakan upaya mendorong Kota Probolinggo menjadi Kota Layak Anak tingkat utama yang bebas dari kekerasan, nasionalitas, dan pelakuan salah pada anak. Serta, siapkan semua pemangku kepentingan pendidikan untuk berinovasi demi peningkatan mutu pendidikan di masa pandemi Covid 19,’ kata Maskur.
Wali Kota Probolinggo, Habib Hadi Zainal Abidin mengatakan, pendidikan merupakan salah satu investasi yang strategis dan sangat menentukan bagi masa depan bangsa. Tentu akan terasa berat dan pendidikan hanya menjadi beban pemerintah. Diperlukan peran serta partisipasi dan partisipasi aktif seluruh elemen masyarakat untuk mewujudkan peningkatan mutu, akses, dan layanan pendidikan, terlebih dalam masa darurat pandemi Covid 19.
“Salah satu upaya mewujudkan peningkatan mutu, akses, dan layanan pendidikan di Kota Probolinggo, Disdikbud menggelar MBS dan SRA Award 2020. Penganugerahan ini bertujuan untuk tetap menjamin mutu pendidikan di Kota Probolinggo di masa pandemi Covid 19, ” ujarnya.
Di malam puncak Penganugerahan Penghargaan MBS dan SRA, diumumkan sekolah-sekolah yuang menjadi juara. Baik juara dalam MBS Award maupun SRA Award tingkat SD dan tingkat SMP.
Disdikbud Kota Probolinggo juga menyerahkan penghargaan kepada sosok penting di bidang pendidikan di Kota Probolinggo. Juga kepada Pengawas Pembina SD terbaik Drs Supardi MPd; Pengawas Pembina SMP terbaik Drs Misbach MPd dan Bapak Pembelajar Budi Wahyu Rianto MEd.
SMPN 5 Kota Probolinggo kembali meraih juara I dalam Penganugerahan MBS Award tingkat SMP Kota Probolinggo. Kemenangan ini terus menjadi motivasi bagi warga SMP Negeri, untuk terus memberikan pelayanan terbaiknya.
“Alhamdulillah ini yang kedua kalinya menjadi juara I MBS. Tahun 2019 juga menjadi juara I MBS,” ujar Wakil Kepala SMPN 5 Kota Probolinggo, Diana Djahra.
Diana mengaku, telah lama mempersiapkan untuk mengikuti Penganugerahan MBS. Yakni, sejak Disdikbud mensosialisasikan adanya event tahunan ini kepada para kepala sekolah beserta guru dan staf saling membantu menyiapkan dokumen yang diperlukan. Selama pandemi Covid 19 Kegiatan Belajar Mengajar (KBM) tidak dilakukan secara langsung. Melainkan melaksanakan sistem pembelajaran jarak jauh menggunakan aplikasi android. ”Untuk Pembelajaran Jarak Jauh (PJJ) kami menggunakan Google Classroom. Kegiatan pembelajaran melalui video juga dilakukan,” jelasnya.
Pihak sekolah juga tidak melupakan peran penting orangtua dalam PJJ dengan dibentuk grup komunikasi orangtua dan sekolah. Ternyata sejumlah inovasi pelayanan ini menjadi perhatian para juri MBS Award 2020, memberikan nilai yang baik, sehingga sekolah ini kembali menjadi juara pertama.

SDN Sumber Wetan 1 Meraih MBS Award 2020 untuk Tingkat SD
Jarak antara Orin Hall and Resto, Kota Probolinggo dengan SDN Sumber Wetan 1, Kecamatan Kedopok, Kota Probolinggo, memang tidak begitu jauh. Hanya sekitar 9 kilometer. Namun, bila ditempuh dengan berjalan kaki, lumayan melelahkan.
Tetapi rasa lelah itu seakan tak terasa bagi warga sekolah yang ada di pinggiran selatan Kota Probolinggo ini. Senin (12/10) malam, Kepala sekolah beserta guru dan staf SDN Sumber Wetan 1, melakukan aksi mengarak piala dengan berjalan kaki. ”Kami mengarak piala ini ke sekolah bersama delapan orang guru dan staf sekolah,” ujar Kepala SDN Sumber Wetan 1, Gigih Eko Setyawan.
Gigih mengatakan, mengarak piala ini merupakan nazarnya jika sekolahnya diputuskan sebagai pemenang MBS Award 2020. Ternyata, rekan sesama guru dan staf antusias ikut bersama mengiringi nazarnya berjalan kaki menuju sekolah sambil membawa piala. ”Saat menunggu pengumuman pemenang ini deg – degan. Karena, diumumkan dari juara harapan III, nama sekolah SDN Sumber Wetan 1, tidak disebut – sebut. Ternyata malah disebut sebagai juara I. Alhamdulillah,” tuturnya.
Menurut Gigih, prestasi yang diraih sekolahnya merupakan pembuktian kalau sekolah di wilayah selatan juga bisa menunjukkan pelayanan kepada masyarakat dengan baik. Meski dalam masa pandemi dan pembelajaran jarak jauh cukup menyulitkan pelaksanaan kegiatan belajar mengajar.
“Artinya, penyusunan dokumen sekolah yang dilakukan guru SDN Sumber Wetan 1, dinilai sudah lengkap dan benar. Ke depan harus lebih baik lagi,” tandasnya. [wap]

Tags: