Diserang Virus, Petani Cabai Kediri Terancam Gagal Panen

Petani di tengah tanaman pohon cabai

Kota Kediri, Bhirawa
Tananaman cabai di wilayah Kapubaten Kediri mengalami kerusakan akibat virus. Serangan vurus ini membuat petani cabai resah karena terancam gagal panen. Petugas Penyuluh Lapangan (PPL) Yayuk Annisa, Kecamatan Ngasem mengatakan tepatnya berada di tiga desa wilayah kerjanya, hingga saat ini kurang lebih 10 hektar tanaman cabai rusak.
Kerusakan terjadi di daun tanaman yang berwarna kuning dan keriting. “Kalau di wilayah kerja saya ada dua kategori kerusakan, mulai dari kerusakan parah, dan sedang. Namun bisa dikatakan seluruh petani cabai di wilayah saya mengalami ini, tidak ada yang aman dari wabah virus ini,” jelasnya.
Kondisi tersebut menurut Yayuk sangat merugikan petani, apalagi, saat ini adalah musim panen pertama bagi petani cabai di wilayah tersebut. “Kalau sekarang sudah ada yang panen, kebetulan ini panen pertama, tetapi ya tidak melimpah seperti biasanya hanya 40 persen bahkan ada yang tidak bisa memanen,” katanya.
Sementara itu, Kasi Perbenihan dan Perlindungan Tanaman Hortikultura, Dinas Pertanian dan Perkebunan (Dispertabun) Kabupaten Kediri, Arahayu Setyo Adi mengatakan, kondisi kerusakan yang sama juga terjadi hampir di seluruh Kabupaten Kediri bahkan di wilayah sentra petani cabai.[van]

Tags: