Diserbu Wisatawan, Satlantas Polres Kota Batu Terapkan One Way

Petugas Polres Batu terlihat melakukan pengaturan lalu-lintas dengan banyaknya kendaraan yang masuk ke Kota Wisata ini selama Libur Lebaran.

Kota Batu,Bhirawa.
Sejak H+1 Hari Raya Idul Fitri 1445 Hijriah, wisatawan mulai berdatangan ke Kota Batu. Untuk mencegah kemacetan, Satlantas Polres Batu menerapkan one way atau jalan satu arah. Hal ini diberlakukan dari simpang tiga krematorium yang ada di Jl Ir Soekarno menuju pertigaan Jalan Dewi Sartika.
 
Penerapan jalur satu arah ini diberlakukan untuk waktu- waktu tertentu dimana terjadi kepadatan arus lalu- lintas. Di antaranya di siang hari mulai pukul 11.00 sampai dengan situasi kepadatan kendaraan menurun.  “Kendaraan dari arah Kota Batu, dibelokkan ke Jalan Dewi Sartika, ke Jalan Oro-Oro Ombo bisa melewati Junrejo dan keluar di Jl Areng-Areng, Dadaprejo,” ujar AKP Anton Hendry, Kepala Pos Pengamanan (Kapospam) Soehat Polres Batu, Minggu (15/4).
 
Selain itu, lanjutnya, pengendara jalur one way juga bisa terus atau melanjutkan perjalanannya ke arah Desa Sumbersekar yang ada di Kabupaten Malang. Kemudian pengendara akan melewati Dau (Kabupaten Malang) dan bisa sampai di Kota Malang.
 
Polres Kota Batu juga menyiapkan skema pengalihan arus lalin lainnya. Yaitu, dari pertigaan Karangploso (Kabupaten Malang) kendaraan diarahkan ke arah Desa Giripurno, Kota Batu. Atau juga bisa dari arah Kota Malang menuju ke Desa Junrejo, Kota Batu. Namun, hal itu akan diterapkan apabila terjadi kepadatan. 
 
“Pengalihan arus belum diterapkan, diterapkan apabila adanya kepadatan arus kendaraan, tapi kalau maka tidak akan diterapkan,” jelas Anton.

DIketahui, peningkatan kendaraan di pertigaan Pendem Kota Batu mulai terjadi sejak Kamis  11 April 2024. Sejak saat itu hingga masa libur Lebaran berakhir, wisatawan luar daerah terus memadati Kota Batu untuk berwisata. 
 
Berdasarkan informasi Polres Batu, pada hari H Lebaran pukul 08.00 – 11.00 WIB atau hanya dalam tiga jam, jumlah kendaraan roda empat yang masuk ke Kota Batu berjumlah 3.600 unit. Adapun kendaraan roda dua ada 2.340 unit, dan hanya 2 kendaraan roda enam. 
 
“Adapun untuk kendaraan yang keluar Kota Batu ada sebanyak 2.520 kendaraan roda empat, 4.500 kendaraan roda dua, dan 1 kendaraan roda enam,” tambah Anton.
 
Kemudian di H+1 Lebaran atau Kamis (11/4), untuk kendaraan masuk ke Kota Batu dari pertigaan Pendem berjumlah 4.129 kendaraan roda empat, 5.872 kendaraan roda dua,  dan 10 kendaraan roda enam. Kemudian, untuk kendaraan yang keluar ada sebanyak 4.087 kendaraan roda dua, 2.679 kendaraan roda empat, dan 9 kendaraan roda enam.
 
Anton Hendry mengatakan bahwa peningkatan kendaraan yang terjadi ini mencapai 50 persen dibandingkan hari-hari saat akhir pekan. Dan peningkatan ini lebih banyak kendaraan arah masuk ke Kota Batu dibandingkan dengan yang keluar Kota Batu. 

“Kemarin saat hari H lebaran dan H min satu masih landai. Setelah itu terjadi peningkatan kendaraan yang didominasi dari arah Karangploso, Kabupaten Malang atau Surabaya, dan juga Kota Malang,” tandasnya.(nas.hel)

Tags: