Disparbud Kabupaten Malang Buka Kembali Enam Destinasi Wisata Pantai

Tim penyelamat pantai, di Pantai Balekambang, Desa Srigonco, Kec Bantur, Kab Malang saat memantau para pengunjung pantai dengan perahu karet.

Kab Malang, Bhirawa
Dinas Pariwisata dan Kebudayaan (Disparbud) Kabupaten Malang di masa Covid-19 telah membuka enam destinasi wisata pantai di Jalur Lintas Selatan (JLS) di wilayah Malang Selatan, Kabupaten Malang. Sedangkan keenam destinasi wisata pantai tersebut, yakni Pantai Ungapan, Bajul Mati, Bengkung, Ngudel, Ngliyep dan Balekambang.

Kami kembali membuka enam wisata pantai, empat diantaranya dikelola oleh Perhutani seperti Pantai Ungapan, Bajul Mati, Bengkung, dan Ngudel. Sedangkan dua pantai lainnya, yakni Pantai Balekambang dan Ngeliyep dikelola Perusahaan daerah (PD).” kata Kepala Disparbud Kabupaten Malang Made Arya Wedhantara, Selasa (28/7), kepada wartawan.

Menurut dia, dari keenam destinasi wisata pantai tersebut, kedua pengelolanya sudah mengajukan proposal terkait penerapan protokol kesehatan di tempat wisata yang mereka kelola, dan Satuan Tugas (Satgas) Covid-19 Bidang Pariwisata juga sudah mensetujui proposal yang diajukan tersebut. Sedangkan pengajuan yang mereka kirim ke Disparbud, terkait meminta dibuka kembali tempat wisata pantainya. Dan mereka berjanji akan menerapkan protkol kesehatan di tempat wisata yang mereka kelola.

Namun, lanjut Made, pemberian izin untuk dibukanya kembali destinasi wisata pantai di wilayah JLS itu sifatnya masih uji coba dengan durasi waktu. Sehingga jika dalam waktu yang kita tentukan masih ada para pengunjung wisata pantai yang telah melanggar protokol kesehatan, maka yang jelas pihaknya akan memberikan sanksi pada pengelola.

“Bahkan, sanksi yang akan kita berikan berupa penutupan kembali tempat wisatanya. Karena sanksi itu, jika pengelola tidak memenuhi standar protokol kesehatan. Sebab, wabah Covid-19 ini belum berakhir, meski Pemkab Malang sudah menerapkan New Normal Covid-19,” tegasnya.   

Dikatakan, untuk pengecekan protokol kesehatan itu sendiri, Satgas Covid-19 Bidang pariwisita akan bekerjasama dengan Musyawarah Pimpinan Kecamatan (Musika) setempat, dan jika mereka behasil menerapkan protokol kesehatan maka dirinya akan memberikan izin secara permanen pada destinasi wisata pantai tersebut. Dan untuk pengawasan protokol kesehatan di area wisata pantai, tidak hanya melibatkan dari Pemkab malang sendiri, tapi juga melibatkan anggota Polsek dan Koramil.  

“Kesemuanya akan dicek, dan sampai hari ini keenam pantai itu masih menerapkan protokol kesehatan. Tapi, jika ada laporan kalau standar protokol kesehatan tidak diterapkan, maka pihaknya akan meninjau lagi,” pungkasnya. [cyn]

Tags: