Dispendik Kota Mojokerto Imbau Orang Tua Beri Atensi Khusus Penculikan

Kadispendik Kota Mojokerto, Amin Wachid.

Kota Mojokerto Bhirawa
Kabar penculikan bocah yang berseliweran di media sosial (medsos) mulai meresahkan publik. Sampai-sampai Dinas Pendidikan (Dispendik) Kota Mojokerto menerbitkan Surat Edaran (SE) tentang peningkatan kewaspadaan terhadap kasus penculikan. Oleh karena itu Dispendik meminta agar orang tua memberi perhatian lebih pada kasus penculikan anak.
SE itu bernomer: P. 420/564/417. 301/2020 tertanggal 24 Februari 2020 kepada seluruh kepala sekolah TK, SD, SMP Negeri, dan swasta sebagai respons atas santernya kabar penculikan anak yang berkembang akhir-akhir ini.
Sementara itu dalam suratnya, Kadispendik Amin Wachid menyampaikan imbauannya. “Kami berharap agar para kepala sekolah dan orang tua meningkatkan kewaspadaan sehubungan dengan maraknya kasus penculikan anak yang beredar di media massa,” cetusnya.
Mantan Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) itu juga membeberkan skema upaya antisipasi penculikan. “Agar guru memastikan penjemput anak-anak di sekolah. Jika yang menjemput orang tua atau kerabatnya, maka pihak sekolah wajib menelepon orang tua siswa bersangkutan,” imbuhnya.
Para guru, katanya, juga diharapkan mengawasi anak-anak pada jam istirahat. Terlebih jika jajan di luar. “Waspadai jika anak-anak jajan di luar. Kalau bisa, kantin sekolah menjual jajanan lebih bervariatif sehingga anak-anak tertarik membeli di kantin daripada jajan di luar. Berikutnya, agar diadakan pertemuan rutin tiap bulan dengan wali murid agar terjalin komunikasi satu dengan yang lain,” pungkasnya. (Kar)

Tags: